Penulis📰 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News – Bertempat di Musholla Asyahidiyah Wotan Panceng Gresik. Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Wotan dengan penuh semangat dan harokah menggelar aksi nyata berbagi dan peduli bersama Anak Yatim, Lansia, Marbot, Dhuafa dan Fakir Miskin di penghujung Ramadan. Sebanyak 135 paket sembako dan uang tunai dibagikan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.
Giat sosial ini bagian program berbagi dan peduli sosial PRNU Wotan di momen Ramadhan juga menjadi program special penuh keberkahan dan kebersamaan di antara Jam’iyyah dan Jamaah NU Wotan Panceng, Sabtu (06/04/2024).
Moh Lazim Ketua Panitia NU Wotan Berbagi dan Peduli mengatakan, Alhamdulillah di penghujung Ramadhan dengan guyup dan rukun PRNU Wotan semangat menggelar aksi nyata peduli sosial yakni santunan anak yatim kegiatan ini juga bagian dari edukasi serta merajut silaturrahmi antar pengurus NU Wotan.
“Saya mengucapkan rasa syukur atas kerjasamanya yang baik dan penuh khidmah atas penyelenggaraan ini terutama para donatur dan Aghniya’ semoga ditambahkan lagi rizkinya oleh Allah SWT berkah dan Barokah,” ucapnya.
Lazim sapaan akrabnya menambahkan, kegiatan ini juga menginisiasi atas bangkitanya rasa peduli, Simpati dan empati kepada warga yang tidak mampu, dalam hal ekonomi maka momen di bulan Ramadhan ini hati kita untuk tergugah dan menjadi bagiannya.
Sementara itu, K. Moh Halim Ketua MWCNU Panceng mengatakan, program MWCNU Panceng terkait keberadaan Klinik Mabarot monggo kita kompak memajukan Klinik yang notabene milik warga NU Panceng. “Siapa lagi kalau nggak kita yang meramaikan dan memajukan, kapan lagi kalau tidak sekarang,” tuturnya.
Harapanya semua warga bisa berobat di Klinik Mabarrot Panceng bisa digetuktularkan kepada warga yang lain sebagai syiar dakwah Annahdliyah NU. “Kami juga memohon doa kepada Panjenengan sedoyo terkait dengan pemindahan Kantor MWCNU Panceng segera terwujud serta lancar,” jelas Kiai Halim.
Turut hadir pada acara ini Pengurus PRNU Wotan, Pemdes Wotan, Banom Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU IPPNU, Banser, lembaga Lazisnu serta tokoh Agama dan Masyarakat. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















