Penulis: Olip/Telisik Hati
BN News.com – Moment Hari Pahlawan masih saja diperingati oleh beberapa sekolah di Benjeng. Umumnya memang melaksanakan upacara di sekolah masing-masing. Namun, berbeda dengan MI Al Khoiriyah Wonokerto Sirnoboyo-Benjeng ini. Kemarin, Jumat pagi (11/11) sejumlah odong-odong tampak di tumpangi siswa-siswi mulai dari Kober, TKM 189 dan MI Al Khoiriyah.
Tidak hanya siswa, dewan guru juga bersemangat melaksanakan acara ini. Mereka kompak memakai kostum yang telah ditentukan. Muntamah, S.Pd.I selaku kasek TKM 189 mengatakan bahwa siswa kober dan TK memakai seragam profesi layaknya karnaval.
“Alhamdulillah mereka senang karena memakai seragam profesi seperti ini membuat anak-anak lebih percaya diri dan meningkatkan keberanian.” ucapnya.
Siswa MI memakai kostum atasan merah dan bawahan putih. Sedangkan dewan guru kompak memakai kaos doreng.
Acara peringatan hari Pahlawan ini, diawali dengan pembacaan istighotsah dan do’a bersama, kirab dari Dsn. Wonokerto ke Kalipadang serta dilanjutkan naik odong-odong untuk tabur bunga ke makam pahlawan metatu didampingi Bpk. Soni perwakilan dari koramil Benjeng. Suharti, S.Pd.I selaku kasek MI Al Khoiriyah mengatakan bahwa para siswa sangat antusias sekali seolah-olah mereka membayangkan bagaimana perjuangan para pahlawan dulu dalam kemerdekaan Indonesia.
“Alhamdulillah kami masih bisa memperingati hari pahlawan kali ini, dengan kondisi madrasah kami yang mewah (mepet sawah),” jelasnya.
“Mengenang jasa-jasa para pahlawan dengan cara berdo’a bersama, berziarah ke makam pahlawan sekaligus menceritakan bagaimana perjuangan mereka adalah cara kami memaknai hari pahlawan tahun ini,” Ungkap Ummu sa’adah salah satu guru MI Al Khoiriyah.
Kemudian saat di makam pahlawan, para siswa bersama dengan bapak/ibu guru menaburkan bunga di setiap pusara yang ada disitu. Suasana menjadi lebih khusyu’ membayangkan betapa berjasanya para pahlawan kepada negara Indonesia. Sehingga kini, masyarakat Indonesia merdeka tanpa tekanan dan serangan dari penjajah.
Harapannya dengan terlaksananya kegiatan tersebut, para siswa dapat memahami bahwa kemerdekaan Indonesia tidaklah didapatkan dengan cara yang instan.
“Sedikit banyak kita bisa menumbuhkan semangat juang yang tinggi dalam meraih cita-cita serta dapat menanamkan jiwa kepahlawanan kepada siswa,” pungkasnya. (Olip/Telisik Hati)















