GRESIK, BN News – Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) NU Dukun kembali menjadi jujukan studi tiru. Kali ini, mendapatkan kunjungan rombongan Pengurus Lembaga Ekonomi (LPNU) dan Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama’ (Lazisnu) MWCNU Kebomas Gresik, Sabtu (6/9/2025).
Kegiatan ini dalam rangka studi tiru “Ngangsuh Kaweruh” menimba ilmu Ke KSPPS NU Dukun. Rombongan diterima para Pengurus MWCNU dan Pengurus KSPPS di Meeting Room Kantor MWCNU jalan Raya Mojopetung 09 Dukun Gresik.
Kehadiran rombongan dari MWCNU Kebomas disambut hangat penuh kekeluargaan oleh Ketua MWCNU Dukun KH Moh Sholeh M.Ag, Ketua KSPPS NU Dukun H. Muanan SH, M.Si, serta jajaran pengurus lainnya.
Tujuan dari studi tiru ini adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat sektor ekonomi NU Kebomas Gresik melalui pengalaman dan pembelajaran Ngangsuh Kaweruh langsung dari keberhasilan KSPPS NU dan Lazisnu Dukun.
Dalam kesempatan ini, rombongan mendapatkan penjelasan terkait sejarah, visi, misi, serta manaejemen operasional koperasi. Mereka juga diajak meninjau langsung aktivitas pelayanan KSPPS NU Dukun.
Ketua KSPPS NU Dukun H. Muanan SH, M.Si menyampaikan, apresiasi atas kunjungan tersebut. “Terima kasih atas kehadiran Sahabat-sahabat dari LPNU dan Lazisnu Kebomas.Semoga silaturrahim ini semakin meningkatkan khidmat kita di NU. Kami berharap MWCNU Kebomas segera bisa mendirikan Koperasi Syariah sendiri demi kemandirian ekonomi warga Nahdliyin,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan koperasi adalah adanya SDM yang mumpuni, amanah dan pekerja keras, serta pengelolaan manejemen secara digitalisasi dan profesional agar kepercayaan anggota terus terjaga.
Muanan menyebut bahwa, KSPPS NU Dukun dengan motto : Sehat, Mandiri dan Bermanfaat. Ditambahkan, di akhir Agustus ini nilai aset yang dikelola sudah mencapai angka Rp34,5 Miliar.
Turut membersamai Rombongan MWCNU Kebomas Budianto ST, Ketua LPNU Kebomas, Ketua Lazisnu Kebomas M. Munir Maksum ST. Dan Pengurus KSPPS NU serta MWCNU Dukun. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















