BN News – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar Pembinaan Operator E-Reporting secara daring, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para operator E-Reporting DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
Pembinaan menghadirkan M. Yusron Ar Rozaki selaku Operator E-Reporting DWP Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber. Ia memberikan penguatan teknis sekaligus pendampingan kepada peserta dalam pengelolaan dan optimalisasi pelaporan kegiatan melalui aplikasi E-Reporting.
Ketua DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kholilati Bahtiar, dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa E-Reporting bukan sekadar aplikasi atau beban tambahan pekerjaan, melainkan wajah organisasi. Menurutnya, sebaik apa pun program kerja yang dilaksanakan di daerah tidak akan tercatat secara administrasi apabila tidak dilaporkan melalui sistem E-Reporting.
“E-Reporting adalah cerminan kinerja organisasi. Karena itu, saya minta laporan tidak ditumpuk di akhir tahun. Setiap kegiatan yang telah selesai agar segera diinput. Mari kita jadikan DWP Kemenag Jawa Timur sebagai barometer tertib administrasi di tingkat nasional,” tegasnya.
Selain ketepatan waktu pelaporan, Kholilati juga menekankan pentingnya kualitas konten laporan. Ia mengingatkan bahwa laporan tidak hanya dinilai dari jumlahnya, tetapi juga dari isi, dokumentasi, dan narasi yang disajikan. Dokumentasi foto maupun video serta narasi kegiatan diharapkan mampu mencerminkan semangat Panca Dharma Wanita dan peran DWP sebagai Bunda Inklusi.
Sejalan dengan fokus program tahun 2026, Ketua DWP Kanwil Kemenag Jatim menekankan pentingnya pelaporan kegiatan yang bersifat inklusif. Kegiatan pembinaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), madrasah inklusi, maupun dukungan terhadap kelompok rentan diharapkan dapat terpotret secara jelas dalam E-Reporting melalui narasi yang tajam serta dokumentasi visual yang relevan.
“Laporan yang baik adalah laporan yang mampu membuat pembaca di tingkat pusat ‘melihat’ kehadiran nyata DWP Kemenag Jawa Timur dalam mendukung kelompok rentan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kholilati juga mensosialisasikan hasil Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DWP di Pacitan pada 9–10 Januari 2026, salah satunya terkait penguatan syiar organisasi melalui media. Pada tahun 2026, DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur akan memberikan Penghargaan Giat Pemberitaan dan Media Sosial DWP sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan DWP Kabupaten/Kota dalam menyampaikan informasi kegiatan melalui E-Reporting dan media sosial resmi.
Sebagai langkah evaluasi dan mitigasi, DWP Kanwil Kemenag Jatim akan melakukan pendataan rutin setiap bulan terkait penayangan berita dan aktivitas media sosial melalui Google Form. Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi berkala terhadap keaktifan masing-masing satuan kerja.
Mengakhiri sambutannya, Kholilati mengajak seluruh Ketua dan Operator DWP untuk memperkuat sinergi dan komunikasi. Ia menegaskan bahwa pelaporan merupakan tanggung jawab bersama yang sangat vital bagi kemajuan organisasi.
Pembinaan Operator E-Reporting DWP Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur secara resmi dibuka oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Jatim dengan harapan semangat “tertib lapor” semakin menguat dan prestasi DWP Jawa Timur terus menjadi yang terdepan di tingkat nasional. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















