Gresik, BN News – Menyikapi situasi nasional akhir-akhir ini yang diwarnai dengan maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah, Forkopimcam Bungah bersama tokoh agama dan elemen masyarakat menyatakan komitmennya untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Komitmen tersebut dituangkan dalam kegiatan Deklarasi Bersama Forkopimcam, Tokoh Agama, dan Ormas Kecamatan Bungah dalam rangka Menjaga Kondusivitas Wilayah, yang dilaksanakan pada Senin (1/9/2025) bertempat di Pondok Pesantren Modern Almiftah Mojopurowetan Bungah.
Acara tersebut menghadirkan berbagai unsur penting, antara lain Camat Bungah Izzul Muttaqin, S.Ag, Danramil 0817/15 Bungah Kapten Inf Sunandar, Kapolsek Bungah Iptu Suhari, SH, Pengurus MUI Gresik yang juga Pengasuh Ponpes Almiftah Mojopurowetan Bungah KH. Muhammad Zainuri Makruf, Lc, Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kecamatan Bungah Drs. H. Shodiqin, M.Pd.I. bersama Kades Masangan Suyanto, serta perwakilan dari DMI, MWCNU, Muhammadiyah, Ansor, Banser, dan tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ikrar bersama sebagai bentuk tekad untuk menjaga stabilitas wilayah Bungah. Selanjutnya, sambutan dari Forkopimcam dan tokoh agama menegaskan bahwa di tengah maraknya demonstrasi, masyarakat Bungah harus tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.
Berikut Komitmen Deklarasi Bungah Damai Sejuk Adem Ayem Aman Kondusif:
1. Siap menjaga harkamtibmas, toleransi, dan kerukunan antarorganisasi dan elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Bungah dan Kabupaten Gresik secara umum.
2. Siap mengarahkan seluruh anggota agar tidak mudah terprovokasi atau terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan hukum. Menjaga nama baik Kecamatan Bungah serta menjamin keamanan dan ketertiban demi kepentingan masyarakat umum.
3. Siap berkoordinasi secara aktif dengan Muspika Bungah dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.
Danramil 0817/15 Bungah Kapten Inf Sunandar menekankan bahwa kondisi kondusif merupakan kunci utama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.
“Aksi demonstrasi yang marak akhir-akhir ini harus kita sikapi dengan bijak. Masyarakat jangan mudah terhasut isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Menjaga kondusivitas adalah tanggung jawab kita bersama, demi terciptanya Bungah yang Damai, Sejuk, Adem Ayem, Aman dan Kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bungah Iptu Suhari, SH, menambahkan bahwa aparat keamanan bersama masyarakat akan selalu bersinergi dalam menjaga situasi tetap terkendali.
Senada dengan itu, KH. Muhammad Zainuri Makruf mengingatkan agar umat tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan, karena perpecahan hanya akan merugikan semua pihak.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, sebagai bentuk pengharapan agar wilayah Kecamatan Bungah senantiasa terjaga dari gangguan keamanan dan tetap menjadi wilayah yang rukun serta harmonis.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus mencerminkan tekad bersama Forkopimcam Bungah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan serta mencegah potensi gejolak di tengah maraknya demonstrasi di berbagai wilayah. (Telisik Hati)
















