GRESIK, BN News – Pondok Pesantren Bumi Aswaja, Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-16 Al-Maghfurlahum Dzurriyah Pondok Pesantren Bumi Aswaja, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Bumi Aswaja tersebut menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengenang jasa dan mendoakan para dzurriyah atau keluarga besar pesantren yang telah wafat.
Acara utama dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB atau ba’da Zuhur. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Mahalul Qiyam, sambutan, mauidhoh hasanah, hingga penutup dan doa.
Dalam acara tersebut, mauidhoh hasanah disampaikan oleh KH M. Zainal Arifin, dari Surabaya. Sementara itu, suasana peringatan Maulid Nabi juga diiringi penampilan grup rebana Mardlotillah dari Surabaya.
Sebelum acara puncak, Kamis (22/10/2026), rangkaian acara diawali dengan karnaval Hari Santri yang diikuti santri, guru, dan wali santri.
Selanjutnya, pada Jumat (23/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan tahfidzul Qur’an serta ziarah ke Pesarehan Jambean, Lowayu, Wonokerto, yang diikuti wali santri, guru, dan santri. Pada hari yang sama, dijadwalkan pula pengobatan dari JRA (Jamaah Ruqyah Aswaja).
Pengasuh Ponpes Bumi Aswaja, KH. Drs. A. Irsyadul Ibad Zar, MM mengatakan, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-16 ini diharapkan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar pesantren, para santri, wali santri, serta masyarakat.
“Sebanyak 700 an santri yang mengikuti haul ini. Selain untuk mempererat tali silahturahmi, haul ini juga untuk memberikan contoh yang baik kepada para santri sebagai momentum untuk mendoakan para pendahulu yang telah berjasa dalam perjalanan Pondok Pesantren Bumi Aswaja. ini,” jelasnya.
Melalui haul tersebut, Yai Irsyad juga berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari para santri di Ponpes Bumi Aswaja.
“Semoga dengan terselenggaranya haul ini, para santri bisa meneladani hal-hal baik dan menjadi umat Islam yang Ahlussunnah Wal Jamaah,” pungkasnya. (Telisik Hati)

“Sebanyak 700 an santri yang mengikuti haul ini. Selain untuk mempererat tali silahturahmi, haul ini juga untuk memberikan contoh yang baik kepada para santri sebagai momentum untuk mendoakan para pendahulu yang telah berjasa dalam perjalanan Pondok Pesantren Bumi Aswaja. ini,” jelasnya.














