Penulis📰 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News – Bertempat di Aula Umu Kultsum Ponpes Alkarimi Gresik, ratusan santri mengikuti pelatihan Public Speaking “Terampil Berbicara di depan umum”, Selasa (5/3/2024) malam. Kegiatan ini bertujuan agar para santri bisa berkomunikasi dengan baik dan teratur di samping bisa disampaikan ke khalayak umum. Apalagi sebagai santri yang nanti akan menjadi pendakwah yang handal harus menguasai teknis berbicara di depan umum.
KH. Abdul Muhshi Pengasuh Ponpes Alkarimi Tebuwung Dukun dalam sambutannya mengajak kepada seluruh santri untuk mengikuti kegiatan Public Speaking dengan sungguh-sungguh.
“Kita di pondok tidak hanya ngaji Kiitab Kuning, ngaji Al-Qur’an saja, akan tetapi juga ngaji Public Speaking untuk kompetensi santri dalam mengasah skill dalam teknis berbicara di depan umum, baik sebagai MC maupun cara sambutan yang baik,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Kemenag Gresik Dr. KH. Moh Ersad, M.HI saat membuka Pelatihan Public Speaking mengajak para santri Ponpes Alkarimi untuk semangat belajar. Hanya ada di ponpes kegiatan ini bisa diwujudkan dengan penuh semangat kebersamaan di samping itu juga santri wajib selalu taat patuh kepada orang tua dan guru serta Pak Yai dan Bu Nyai Pondok Alkarimi.
“Doa restu dari orang tua sangat penting untuk dijadikan sebagai sumber inspirasi untuk kesuksesan para santri. Saya ini adalah anak petani bukan siapa-siapa, bukan anak orang kaya, tetapi saya punya tekad yang tinggi untuk sukses dan atas doa restu orang tua akhirnya saya jadi seperti ini,” cerita H Moh Ersad memotivasi para santri.
Dr. Hj Yuliastutik M.Pd.I, M.Kom.I Narasumber Public Speaking dari Host/Presenter TV9 memaparkan, santri ini adalah bagian yang harus digali kemampuanya dan perlu diasah, agar ditemukan jati diri santri itu sendiri.
“Melalui kegiatan Public Speaking ini santri juga harus menjadi pemberani, ini juga melalui proses dan tahapan yang harus dilakukan oleh santri, sehingga dengan mengasah latihan MC maupun Pidato serta sambutan, maka akan muncul keberanian yang akan dimiliki santri,” terangnya.
Istri tercinta Kemenag Gresik ini juga menambahkan, santri juga harus tatak lapang dada dalam berbagai macam masalah yang menimpa dirinya, sehingga proses tahapan dalam dirinya akan semakin kuat dan tahan banting di samping membangun kepercayaan diri (PD).
“Ini yang nanti akan menjadikan santri sukses dimulai dari membangun komunikasi yang baik serta public speaking yang profesional,” tandas Yulia Kamalia sapaan akrabnya di TV9.
Dalam pelatihan ini santri yang mengikuti Public Speaking selalu menyimak dengan penuh semangat dan optimis akan ilmu baru ini.
Diva salah satu santri yang ikut pelatihan mengatakan, Alhamdulillah senang bisa mengikuti pelatihan ini karena ini menjadi ilmu baru bagi dirinya untuk terus dipelajari dan dipraktikkan.
“Senangnya juga dan lebih mantap lagi adalah kita bisa lihat dan praktik langsung yang disampaikan oleh Narsum Bu Yulia, dehingga pelatihan ini saya merasa puas dan bangga,” ungkap Diva.
Turut hadir pada acara ini, Bu Nyai Hj. Afiyah Wijirahayu (Neng Yayuk) Pengasuh Ponpes Putri Alkarimi, Asatid Walasatidhah Ponpes Alkarimi dan Pengurus YPP Alkarimi Tebuwung. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















