TAHUN BARU ISLAM: Ratusan Warga Kejambon Peringati Tahun Baru Islam 1444 H dengan Istighotsah, Doa Bersama dan Santunan Yatim Piatu. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Pada dasarnya Islam mengajarkan kita untuk melindungi kaum yang lemah termasuk anak yatim harus diperlakukan dengan baik .
Memberikan kasih sayang kepada mereka yang tak bisa didapat dari orang tua kandungnya Allah berfirman ‘ mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim , katakanlah memperbaiki keadaan mereka adalah baik ” ( QS Al-Baqarah (2) :220).
Dan bertepatan dengan menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1444 H /2022 M, warga Dusun Kejambon, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme menyikapi dengan Istighotsah dan Doa Bersama serta memberikan santunan kepada anak yatim dan yang membutuhkan.
Tak sedikit umat Islam di Indonesia mengadakan acara untuk menyambut malam tahun baru Islam 1 Muharram mulai dari doa, pembacaan Sholawat Nabi dan dzikir bersama seperti yang malam ini dilakukan warga Dusun Kejambon .
Acara tersebut dihadiri oleh para alim ulama tokoh agama tokoh masyarakat ketua RT dan RW se-Dusun Kejambon, anak yatim serta semua elemen masyarakat mulai dari anak- anak sampai orang tua memadati acara yang diadakan tiap tahun tersebut.
Menurut ketua panitia Nur Ali dalam sambutannya menerangkan dengan jelas tentang tahun baru Hijriyah yaitu kalender Hijriyah ditetapkan saat peristiwa hijrahnya nabi Muhammad SAW dari kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 M. Oleh karena itu, peristiwa hijrah itu oleh Syaidina Umar bin Khattab dijadikan Tahun zBaru Islam atas saran dari Syaidina Ali pada tahun 14 H.
“Dan malam ini kita semua memperingatinya dengan berbagi kepada anak yatim dan saudara kita yang membutuhkan serta berdoa bersama kepada Allah SWT semoga semua warga Kejambon diberikan kesehatan dijauhkan dari penyakit dan ditambah rezekinya,” jelas Ali, Minggu (31/7/2022).
Ditambahkan, kalau dulu Rosullullah Muhammad SAW hijrah dilakukan segaris antar fisik dan jiwa tapi kita sekarang bisa menyisihkan sebagian harta yang kita miliki untuk anak yatim dan mereka yang membutuhkan.
Diakhir sambutannya, Nur Ali menyampaikan bahwa ujian itu banyak macamnya. Ada yang berat dan ada yang ringan. Semakin berat ujian justru itu akan ditingkatkan derajat kita oleh Allah SWT. Maka di momen Tahun Baru Islam 1444 H ini marilah kita banyak bersedekah. Pada dasarnya Islam mengajarkan kita untuk melindungi kaum yang lemah, termasuk anak yatim harus diperlakukan dengan baik . (Anam/Telisik Hati)















