DOA BERSAMA: Pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia Abah H Moh Khozin Ma’sum Abdul Karim bersama Sang Putra Mahkota Ketua Umum RGS Indonesia Taufiq Muhammad Khozin. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Pendir i Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia Abah H Moh Khozin Ma’sum Abdul Karim bersama Sang Putra Mahkota Ketua Umum RGS Indonesia Taufiq Muhammad Khozin mengajak seluruh pengurus dan anggotanya melakukan doa bersama.
Doa bersama untuk keselamatan bangsa tersebut dirangkai dengan acara rutinan jam’iyah Diba Khoirul Ausyad, yang intinya kirim doa kepada para leluhur dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis malam Jumat, (10/2/2022) di Posko Jl Beton raya No.05 komplek perumahan pongangan Indah Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Kegiatan rutinan tersebut dihadiri langsung oleh Taufiq Muhammad Khozin (Ketua umum RGS Indonesia) dan Hidayatus Sholihah, S.M, M.Hum (Ketua Srikandi RGS Indonesia) bersama anggota dan pengurus RGS Indoneisa lainnya.

Sudah diketahui bersama bahwa kegiatan Diba Khoirul Arsyad tersebut sudah berlangsung hampir 80 tahun dan anggotanya dari generasi ke generasi hingga saat ini masih utuh (tidak lebih dari 73 anggota).
Hal itu diungkapkan sekilas oleh H.Muhammad Khotib Syahir (generasi ke-3 Diba Khoirul Arsyad).
Disela sela acara tersebut Taufiq Muhammad mengungkapkan bahwa tahlil dan sholawatan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan secara Istiqomah sebagai bentuk meneruskan tradisi leluhur.
“Di acara ini juga turut dihadirkan dulur-dulur RGS sebagai bentuk menjaga silaturahim agar tetap solid dan kuat menuju 2024,” jelas Putra Mahkota Pendiri RGS Indonesia , Abah H Moh Khozin Ma’sum Abdul Karim.
Sementara Pendiri RGS Indonesia Abah H Moh Khozin Ma’sum Abdul Karim
menambahkan bahwa acara ini itu juga meneruskan agenda rutin yang sudah berlangsung hampir 1 abad. Jamaah ini bernama Jam’iyah Diba Khoirul Arsyad (Generasi ke-empat).
“RGS itu tetap sesuai jargon awal yaitu seperti embun pagi, apalagi ini di musim hujan. Oleh karena itu, di moment ini merupakan kegiatan menanam buat bekal 2024 nanti. Dan yang terpenting, gelaran doa bersama ini untuk keselamatan bangsa agar terbebas dari segala bencana,” pungkas Abah Khozin, pengusaha sukses kota santri Gresik ini. (Didik Hendri Telisik Hati)
















