KIRAB SAMBUT RAMADAN: Pertunjukan Pencak Macan di acara Kirab Warung Buka Sore Tutup Isuk yang digelar SD YIMI FDS Gresik. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Jelang datangnya bulan suci Ramadan, Sekolah Dasar (SD) Yayasan Malik Ibrahim (YIMI) Full Day School (FDS) Gresik gelar Festival “Kirab Warung Buka Sore, Tutup Isuk”. Pergelaran kirab ini sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat menyambut Bulan Ramadan 1443 H.

Dalam Kirab tersebut, ratusan siswa, guru, serta paguyuban wali murid dari SD YIMI FDS Gresik berjalan kaki diiringi mobil komando lengkap berisi sound, spanduk dan dua dokar. Para peserta berjalan mulai dari Sekolah Jalan KH Agus Salim, ke Jalan Pahlawan, hingga menuju Pendopo Alun-alun Gresik.

Tampak para siswa membawa spanduk banner ajakan kegiatan yang baik saat bulan Ramadan. Tidak kalah menarik, di sela-sela kirab juga ada pertunjukan pencak macan serta pengumuman 10 Finalis Lomba Artikel SD YIMI FDS.

Kepala Sekolah SD YIMI FDS Gresik H Abdul Adhim, S.Ag, M.M mengatakan, kirab penyambutan bulan Ramadan ini dilakukan setiap tahun di SD YIMI.

“Kalau tahun lalu, Kirab Sadar Zakat, kini berganti Kirab Warung Buka Sore Tutup Usuk,” ucapnya, Kamis (24/3/2022).

Menurutnya, kirab ini sebagai bentuk ajakan sadar kepada masyarakat saat bulan ramadan. Di samping itu juga sebagai pembelajaran bagi siswa-siswi di SD YIMI FDS Gresik.
“Mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 semuanya ikut kirab ini,” ujarnya.
Adhim pun menganjurkan bahkan memberikan hadiah kepada siswa yang khatam Al-Qur’an selama satu bulan di Bulan Ramadan.
“Itu untuk kelas 4 sampai kelas 6, untuk kelas 1 sampai 3 tarawihnya jangan sampai bolong, nanti akan ada hadiah dari sekolah,” tuturnya.
Selain kirab dan pencak macan, ada juga penampilan story telling dan tarian dari siswa, serta sambutan perwakilan 10 Finalis Lomba Artikel SD YIMI FDS Gresik. Para pemenang datang mulai dari kalangan pendidik atau guru, wali murid, hingga insan pers.

Turut hadir acara kirab Forum Kyai Kecamatan Gresik, Kyai Fatoni Muhlis, Habib Hasan Abdullah bin As-Segaf, serta guru dan siswa SD YIMI FDS Gresik. (Didik Hendri Telisik Hati)
















