DIGELONTOR PROYEK: 144 Desa Dari 9 Kecamatan Di Kabupaten Gresik Mendapat Proyek Fisik BK Dinas CKPKP. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Sebanyak 144 desa dari 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik mengikuti kegiatan sosialisasi tahap kedua guna merefresh kembali petunjuk teknis pelaksanaan Bantuan Keuangan (BK), baik fisik maupun administrasi.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan Dan Kawasan Permukiman Gresik Ida Lailatussa’adiyah kepada awak media setelah acara sosialisasi percepatan pelaksanaan BK, baik fisik maupun administrasi , bertempat di Hotel Aston inn pada Kamis (14/7/2022).
Diketahui, definisi bantuan keuangan (BK) merupakan bantuan keuangan dari pemerintah daerah kepada desa dalam rangka pemerataan dan atau peningkatan kemampuan keuangan desa dan kepada Partai Politik.
Dengan peruntukkan BK yang bersifat khusus ini, menurut Kepala Dinas CKPKP sangat ditekankan untuk pembangunan, peningkatan, rehabilitasi dan pemeliharaan fisik /kontruksi yang bersifat dapat mengangkat perekonomian, sosial dan budaya, dan atau kebijakan pemerintah, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten dalam rangka percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Sementara itu, proyek infrastruktur yang dibiayai dari bantuan keuangan khusus dari APBD Kabupaten Gresik, sesuai data DKCPKP Gresik menyasar 7 kategori diantaranya jalan lingkungan / jalan desa, plengsengan, PJU, jembatan, makam, drainase dan air bersih.
” Total dari 7 kategori tersebut terdapat 1.119 kegiatan dengan jumlah anggaran untuk tahun 2022 ini sebesar Rp. 150 M. Proyek Infrastruktur dengan kegiatan terbanyak adalah jalan lingkungan /jalan desa yaitu 437 dan anggaran yang terserap Rp. 59 M. Terkecil infrastruktur air bersih / air minum dengan 12 kegiatan dan anggaran Rp. 1,95 M, ” tutur Ida.
Dengan sosialisasi ini, Kepala Dinas CKPKP berharap, BK bisa mengangkat perekonomian masyarakat lokal, diantaranya, dengan swakelola, pemberdayaan masyarakat untuk tenaga kerja, peningkatan infrastruktur sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses hasil-hasil produk lokal ke lokasi pemasaran, meningkatkan kualitas lingkungan sehat dan memaksimal bahan-bahan material lokal untuk bahan bangunan infrastruktur,” pungkas Ida.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Gresik H Much ABdul Qodir, anggota komisi 2 DPRD Gresik Sholihudin, Asisten 2 Sekda Gresik Suyono dan 114 Kepala desa. (Didik Hendri Telisik Hati)
















