Gresik, BN News – Hari ini seluruh Pengurus NU, baik tingkat Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU ) dan tingkat Ranting Se MWCNU Dukun dikumpulkan di Musholla Annahdlah MWCNU Dukun Jalan Raya Mojopetung 09 Dukun Gresik.
Pengurus NU tersebut dikumpulkan dengan tujuan untuk satu kesepakatan dan menjadi ikhtiar bersama yakni : akan dimulai kembali program kegiatan baik kegiatan rutinan Lailatul Ijtima’ (LI), Program BPJS maupun program yang membutuhkan pendanaan seperti pembangunan rawat inap klinik Pratama Annahdlah, pembangunan Kantor MWCNU. Hal ini membutuhkan pemikiran bersama dan eksekusi dalam menjalankan program bersama MWCNU Dukun, Juma (04/07/2025).
Dr KH Ahmad Thoyyib Mas’udi Rois Syuriah MWCNU Dukun mengatakan, Alhamdulilah hari ini kita bisa berkumpul jajaran pengurus MWCNU dan ranting NU, ini momen yang pas untuk kita Hijrah ke penguatan perbaikan dan kemajuan bagi MWCNU yakni : Program MWCNU yang beberapa bulan ini Fakum karena bulan puasa, Hari raya Kurban dan yang lain.
“Alhamdulilah hari kita bisa kumpul dengan satu tekad untuk menjalankan program dan kegiatan MWCNU Dukun. Monggo untuk didukung semua yang menjadi program NU dan kegiatan NU untuk dijalankan serta di semangati,” karena NU ini milik kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun KH Moh Sholeh saat memimpin rapat penguatan organisasi Ia menjelaskan, untuk agar segera menginventarisir dan mendata Aset NU baik berupa Tanah, tempat ibadah dan yang lain di ranting masing masing hal ini sesuai dengan instruksi dari PBNU, PWNU maupun PCNU.
“Karena ini kalau dibiarkan dan belum di sertifikatkan atau belum di wakafkan ke Nadhir NU nanti akan terjadi masalah,” untuk itu mohon pengurus NU ranting agar mendata semua aset NU baik berupa Tanah dan tempat ibadah agar teradministrasi dengan baik,” terangnya.
Yai Sholeh sapaan akrabnya juga mengajak untuk bersama sama menjalankan program Klinik Annahdlah yakni penambahan program BPJS agar memenuhi target bisa mandiri,” kerjasama ranting NU dan pengurus yang belum masuk BPJS Klinik Annahdlah segera pindah Faskes,” jelas Yai Sholeh.
Di akhir acara rapat di jedul untuk pelaksanaan Lailatul Ijtima’ bulan juli 2025 bertempat di Ranting NU Mojopetung. Kegiatan LI ini juga memberikan makna berkumpul warga NU dengan tujuan doa bersama, Silaturrahim, sekaligus informasi penting untuk program dan progres NU baik yang sudah berjalan maupun program yang akan datang. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















