Jakarta, BN News – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tengah mengkaji rencana pembelian kembali (buyback) saham SIG di tengah dinamika pasar saham domestik. Kajian atas rencana aksi korporasi ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi Perusahaan serta ketentuan regulator sebagai bentuk impelementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan upaya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, SIG terus mencermati perkembangan pasar saham domestik secara menyeluruh dan siap melakukan langkah strategis, termasuk buyback saham. SIG membuka opsi untuk melaksanakan buyback saham dengan mempertimbangkan kondisi Perusahaan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No13/2023.
“Kajian atas rencana buyback saham dilakukan secara cermat untuk mendukung kinerja Perusahaan dan menjaga kepentingan pemegang saham. Di tengah dinamika pasar saham domestik, SIG menegaskan keyakinan dan kepercayaan Perusahaan atas fundamental kuat yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan dalam jangka panjang. Di saat yang bersamaan, hal ini menjadi indikasi bagi investor bahwa harga saham saat ini tidak serta merta mencerminkan fundamental SIG yang sesungguhnya,” kata Indrieffouny Indra.
Indrieffouny Indra menambahkan, SIG terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan dengan memaksimalkan setiap peluang dan resource yang ada sehingga mampu meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha dalam jangka panjang.
”SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan inovatif untuk memenuhi berbagai kebutuhan konstruksi. Operasional Perusahaan juga didukung jaringan produksi dan distribusi yang luas sehingga dapat menjangkau hingga daerah terpencil. Segala keunggulan yang dimiliki menjadi fondasi yang kuat bagi SIG untuk meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Indrieffouny Indra, Minggu (1/11/2026).
Tentang SIG
SIG atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, adalah perusahaan BUMN klaster infrastruktur yang tercatat di PT Bursa Efek Indonesia, dengan 51% saham dimiliki Pemerintah Indonesia. Bertransformasi sejak tahun 2013, kini SIG telah menjadi penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan regional, menjangkau pasar Asia, Australia dan Oceania.
Berbekal pengalaman lebih dari 100 tahun, SIG sebagai holding BUMN semen menyatukan enam anak usaha produsen semen yaitu, PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dan Thang Long Cement Company, Vietnam. Di bawah SIG, perusahaan semen nasional tersebut berkomitmen menyediakan solusi bahan bangunan dengan prinsip berkelanjutan untuk menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi emisi gas rumah kaca. (Telisik Hati)
















