GRESIK, BN News – Dunia pendidikan terus berubah, dan Kemenag Gresik memastikan para pendidik tidak tertinggal. Bertempat di Aula Kantor Kemenag Gresik, sebanyak 126 guru PAI SMP yang telah tersertifikasi mengikuti workshop strategis mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, M.H.I, didampingi Kasi PAIS, Akhmad Yahya, M.Pd.I. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto serta Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMP Negeri Kabupaten Gresik H Beri Avita Prasetya, M.Pd, MM.
Dalam arahannya, Kemenag mendorong guru untuk menggunakan AI sebagai instrumen dakwah kreatif guna membanjiri media sosial dengan konten positif yang edukatif bagi generasi muda.
Namun, di tengah kemajuan teknologi, aspek “Restorasi Akhlak” menjadi sorotan utama. Pasca-pandemi, tantangan degradasi moral menjadi perhatian serius. Muhammad Ali Faiq menegaskan bahwa peran guru dalam menanamkan empati dan nilai karakter tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin.
Melalui sinergi teknologi dan hati, diharapkan guru PAI mampu mencetak generasi yang cerdas digital sekaligus luhur budi pekerti.
Terima kasih juga kepada mitra Bank BSI atas dukungan yang terus mengalir bagi kesejahteraan para guru di Gresik. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
#KemenagGresik #MGMPPAI #GuruGresik #PendidikanAgama #TeknologiPendidikan #ModerasiBeragama #KabupatenGresik
















