• Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, August 28, 2026
  • Login
Bumi Nusantara News
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
Bumi Nusantara News
No Result
View All Result
Home Nasional

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNyalla Serukan Rekonstruksi Total Arsitektur Hukum dan Ekonomi Nasional

Telisik Hati by Telisik Hati
22 June 2026
in Nasional
0
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNyalla Serukan Rekonstruksi Total Arsitektur Hukum dan Ekonomi Nasional
356
SHARES
356
VIEWS
WhatAppsFacebook

SURABAYA, BN News – Anggota MPR RI/DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyerukan agar bangsa ini melakukan rekonstruksi total arsitektur hukum dan ekonomi nasional. Bukan tanpa alasan hal itu disampaikan LaNyalla. Pada acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Senin (22/6/2026).

LaNyalla menyebut jika kita benar-benar bertekad mewujudkan sistem demokrasi Pancasila dan sistem ekonomi Pancasila, maka hanya satu jalan yang harus kita lakukan, yaitu rekonstruksi total arsitektur hukum dan ekonomi nasional Indonesia.

“Perubahan arah ideologis dari ekonomi berbasis pasar dominan menuju ekonomi konstitusional berbasis kepentingan rakyat, yang sekarang dijalankan Presiden Prabowo mengandung konsekuensi perombakan puluhan undang-undang hasil Reformasi yang pro pasar dan liberal,” kata LaNyalla di hadapan ratusan peserta dari berbagai organisasi yang terdiri dari Pemuda Pancasila, komunitas buruh, petani, nelayan dan aktivis perempuan Surabaya.

Ketua DPD RI ke-5 itu tak menampik langkah tersebut akan menghasilkan perlawanan atau penolakan, baik dari dalam negeri, maupun dari luar negeri. Perlawanan itulah yang saat ini menurut LaNyalla yang membuat bangsa ini mengalami turbulensi ekonomi.

“Presiden Prabowo pasti tahu akan ada perlawanan. Dari dalam maupun dari luar negeri. Karena mereka yang melawan pasti sudah menjadi penikmat kekayaan Indonesia selama ini. Jadi tidak heran kalau dana asing keluar dan muncul tagar ‘Sell Indonesia’, tukas LaNyalla.

Dan perlawanan itu, sambungnya, diperparah dengan mental korup para pemegang amanah kekuasaan dari orang-orang yang dipercaya Presiden untuk menjalankan garis besar kebijakan yang diarahkan Presiden. Itulah mengapa negara ini hiruk pikuk belakangan ini. Karena pembantu Presiden tidak menerjemahkan dengan tepat, malah korupsi.

LaNyalla memaparkan, sebagai negara yang diberkahi dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, tentu Indonesia menjadi incaran negara-negara yang berwatak predatorik. “Negara-negara yang ingin menguasai dan memiliki sumber daya tersebut. Ini sudah terbukti dengan masuknya VOC hingga masa penjajahan Belanda, sehingga Indonesia menjadi negara koloni Belanda,” paparnya.

Setelah perang dunia kedua dinyatakan selesai pada bulan Mei 1945, negara-negara tersebut ternyata tidak berhenti untuk menguasai negara-negara yang baru merdeka dan berkembang, termasuk Indonesia. “Mulailah mereka menyusun strategi kolonialisme baru. Tanpa panjajahan fisik. Itulah konsep Neo-Kolonialisme yang semakin mendapat angin segar dengan lahirnya paradigma Neo-Liberalisme,” katanya.

Hingga kini, negara-negara ini tetap ingin menguasai Indonesia. Sumber Daya Alam diangkut ke luar negeri. Lalu produk jadi yang mereka olah di luar negeri masuk kembali ke Indonesia untuk kita beli. “Lalu keuntungan mereka dimasukkan lagi ke Indonesia sebagai tawaran utang dan Penanaman Modal Asing. Begitu siklusnya. Dan kerakusan mereka tidak berhenti di situ. Mereka menjalankan praktik kejahatan fiskal melalui tiga skenario jahat,” jelasnya.

Pertama adalah Under-Pricing, yaitu siasat di mana korporasi sengaja menjual komoditas nasional kepada perusahaan afiliasinya di luar negeri dengan harga yang jauh di bawah nilai pasar. Tindakan ini kemudian dilegitimasi melalui instrumen kedua, yakni UnderInvoicing, yaitu manipulasi pencatatan nilai faktur ekspor agar tampak legal secara formalitas di atas kertas.

“Padahal sesungguhnya terjadi distorsi nilai yang besar. Seluruh rangkaian ini bermuara pada skema ketiga, yaitu: Transfer-Pricing yang agresif, yang secara sengaja menggeser keuntungan global ke yurisdiksi yang menerapkan tarif pajak sangat rendah demi menghindari kewajiban kontribusi domestik,” ulas LaNyalla.

“Inilah yang sekarang diperangi oleh Presiden Prabowo, dengan cara membelokkan kemudi kapal Indonesia menuju paradigma Ekonomi Pancasila. Sekaligus untuk mewujudkan substansi demokrasi di Indonesia, yaitu keadaulatan dan keadilan sosial,” ungkap Anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia itu.

Ia mengaku dapat memahami keresahan mahasiswa di Indonesia belakangan ini, sehingga para mahasiswa menggelar aksi turun ke jalan menuntut perbaikan ekonomi. Tetapi ia juga berharap, para mahasiswa bisa membedakan antara fakta dan narasi.

“Fakta adalah kejadian. Sedangkan narasi adalah cara kejadian itu diceritakan. Faktanya, ekonomi Indonesia memang terguncang, karena ada perlawanan. Tetapi narasinya menjadi Indonesia bangkrut. Indonesia akan collaps. Indonesia bubar, dan sebagainya,” ujar LaNyalla.

Sebagai intelektual, harapnya, mahasiswa harus selalu menguji hipotesa dengan pertanyaan. Siapa yang membuat narasi? Siapa yang diuntungkan? Siapa yang dirugikan? Siapa yang mendanai? Karena dalam setiap perang narasi selalu ada kepentingan yang bekerja. Ada kepentingan ekonomi, ada kepentingan politik dan ada juga kepentingan geopolitik.

Oleh karena itu, LaNyalla mengingatkan agar intelektual tidak boleh menjadi konsumen narasi. “Kita harus menjadi penguji narasi. Jangan mudah menjadi oposisi. Tetapi jangan pula mudah menjadi pendukung. Jadilah penimbang. Jadilah generasi yang meluruskan dan memperjuangkan cita-cita bangsa dan negara ini,” kata LaNyalla mengingatkan.

Sebab pada akhirnya, LaNyalla menyebut pertarungan terbesar bangsa ini bukan antara pemerintah dan oposisi. “Pertarungan terbesar kita adalah menentukan apakah Indonesia akan terus berjalan mengikuti logika pasar global yang menempatkan rakyat sebagai obyek, atau kembali kepada Ekonomi Pancasila yang menempatkan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan,” demikian LaNyalla.

Salah satu peserta dalam kegiatan itu, Samsurin meminta kepada pemerintah untuk mengaktifkan Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) hingga ke tingkat daerah. Sebab, katanya, acapkali Pancasila hanya lip service belaka ketika dihadapkan pada realitas lapangan.

“Pancasila ada di benak kita, tapi tidak secara praksis. Dengan kata lain, secara materi kita paham dan tahu apa itu Pancasila, namun tidak dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Berangkat dari fakta tersebut, saya kira perlu dan sangat penting agar BPIP bisa dihadirkan hingga ke tingkat daerah,” kata aktivis pemuda di Kota Surabaya tersebut.(*)

Previous Post

Kajati Jatim Kunjungi Kejari Gresik: Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik

Next Post

Kawal Mutu Madrasah, Kemenag Gresik Tegaskan Pentingnya Integrasi Akhlak dan Ijasah

Telisik Hati

Telisik Hati

Next Post
Kawal Mutu Madrasah, Kemenag Gresik Tegaskan Pentingnya Integrasi Akhlak dan Ijasah

Kawal Mutu Madrasah, Kemenag Gresik Tegaskan Pentingnya Integrasi Akhlak dan Ijasah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Kapolres Gresik Ajak Ratusan Driver Ojol Ngopi Bareng Penuh Keakraban 

Kapolres Gresik Ajak Ratusan Driver Ojol Ngopi Bareng Penuh Keakraban 

27 August 2026
Rektor Universitas Sunan Gresik Ucapkan Selamat & Sukses Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Rektor Universitas Sunan Gresik Ucapkan Selamat & Sukses Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

27 August 2026
Bupati Gresik Kembali Gelontor Bansos dan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Wringinanom Sumringah: “Matur Nuwun, Gus Yani”

Bupati Gresik Kembali Gelontor Bansos dan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Wringinanom Sumringah: “Matur Nuwun, Gus Yani”

27 August 2026
Nila Yani Anggota DPR RI Komisi VII Dorong Perguruan Tinggi Bali Siapkan Generasi Muda Jadi Entrepreneur, Bukan Sekadar Pekerja Pariwisata

Nila Yani Anggota DPR RI Komisi VII Dorong Perguruan Tinggi Bali Siapkan Generasi Muda Jadi Entrepreneur, Bukan Sekadar Pekerja Pariwisata

27 August 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

20 January 2025
Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

3 January 2025
Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

14 September 2023
Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

13 December 2024
IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

3
Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

2
PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

1
Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

1
Kapolres Gresik Ajak Ratusan Driver Ojol Ngopi Bareng Penuh Keakraban 

Kapolres Gresik Ajak Ratusan Driver Ojol Ngopi Bareng Penuh Keakraban 

27 August 2026
Rektor Universitas Sunan Gresik Ucapkan Selamat & Sukses Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Rektor Universitas Sunan Gresik Ucapkan Selamat & Sukses Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

27 August 2026
Bupati Gresik Kembali Gelontor Bansos dan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Wringinanom Sumringah: “Matur Nuwun, Gus Yani”

Bupati Gresik Kembali Gelontor Bansos dan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Wringinanom Sumringah: “Matur Nuwun, Gus Yani”

27 August 2026
Nila Yani Anggota DPR RI Komisi VII Dorong Perguruan Tinggi Bali Siapkan Generasi Muda Jadi Entrepreneur, Bukan Sekadar Pekerja Pariwisata

Nila Yani Anggota DPR RI Komisi VII Dorong Perguruan Tinggi Bali Siapkan Generasi Muda Jadi Entrepreneur, Bukan Sekadar Pekerja Pariwisata

27 August 2026
Kapolres Gresik Ajak Ratusan Driver Ojol Ngopi Bareng Penuh Keakraban 

Kapolres Gresik Ajak Ratusan Driver Ojol Ngopi Bareng Penuh Keakraban 

27 August 2026
Rektor Universitas Sunan Gresik Ucapkan Selamat & Sukses Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Rektor Universitas Sunan Gresik Ucapkan Selamat & Sukses Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

27 August 2026
Bupati Gresik Kembali Gelontor Bansos dan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Wringinanom Sumringah: “Matur Nuwun, Gus Yani”

Bupati Gresik Kembali Gelontor Bansos dan Bantuan Pangan, Ribuan Warga Wringinanom Sumringah: “Matur Nuwun, Gus Yani”

27 August 2026
Nila Yani Anggota DPR RI Komisi VII Dorong Perguruan Tinggi Bali Siapkan Generasi Muda Jadi Entrepreneur, Bukan Sekadar Pekerja Pariwisata

Nila Yani Anggota DPR RI Komisi VII Dorong Perguruan Tinggi Bali Siapkan Generasi Muda Jadi Entrepreneur, Bukan Sekadar Pekerja Pariwisata

27 August 2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ucapkan Selamat dan Sukses Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ucapkan Selamat dan Sukses Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama

27 August 2026
Keluarga Besar DPC PDI Perjuangan Gresik Ucapkan Selamat dan Sukses Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama

Keluarga Besar DPC PDI Perjuangan Gresik Ucapkan Selamat dan Sukses Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama

27 August 2026

Bumi Nusantara News

© 2023 Buminusantaranews.com.

Navigate Site

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata

© 2023 Buminusantaranews.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In