GRESIK, BN News – Sering dengar istilah healing ke alam? Tapi tahu nggak kalau menjaga alam itu sebenarnya bagian dari ibadah? Hari ini, aksi keren ditunjukkan oleh Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Gresik. Nggak cuma dakwah di mimbar, mereka langsung turun ke kawasan Bendung Gerak Sembayat (BGS) pada Selasa, 9 Juni 2026.
Bukan sekadar kumpul-kumpul, mereka menggelar aksi bersih-bersih lingkungan dan menebar sekitar 40 bungkus (30.000 ekor) benih ikan nila serta mujair langsung ke aliran Bengawan Solo. Langkah nyata ini menjadi bagian dari perayaan Harlah ke-3 IPARI sekaligus menyukseskan program Penguatan Ekoteologi Kementerian Agama. Ekoteologi ini penting banget karena mengajarkan kita bahwa merawat bumi adalah tanggung jawab iman yang nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem demi masa depan.
Aksi ini juga mendapat apresiasi penuh dari perwakilan PSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo 2 yang hadir memfasilitasi, serta didukung langsung oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Gresik yang ikut menyerahkan benih ikan secara simbolis kepada pengelola bendungan. Melalui gerakan ini, IPARI Gresik membuktikan bahwa dakwah zaman sekarang itu harus berdampak luas, baik untuk spiritual maupun kelestarian lingkungan sekitar kita. Yuk, bareng-bareng jaga bumi kita agar tetap hijau dan lestari!
Bagikan pendapatmu di kolom komentar, apa aksi lingkungan kecil yang sudah kamu lakukan minggu ini? 👇
#KemenagGresik #IPARIGresik #Ekoteologi #HarlahIPARI3 #PemudaPeduliLingkungan
















