Penulis📰 Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Musibah gempa bumi yang menimpa warga Pulau Bawean, memantik kepedulian berbagai kalangan. Termasuk dari
DPD PPNI (Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Gresik.
Atas musibah yang dialami Saudara-Saudara kita di Pulau Bawean, Tim DPD PPNI Kabupaten Gresik bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana Persatuan Perawat Nasional Indonesia (Bapena) DPW PPNI Jawa Timur terjun langsung ke Pulau Bawean, Sabtu (30/3/2024).
Ketua DPD PPNI Kabupaten Gresik H. Nur Chakim, S.Kep. Ns. mengatakan, DPD akan Melaksanakan kegiatan selama beberapa hari di Bawean. sebelumnya, pihaknya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI Bawean Zainul., A.Md. Kep. untuk menerjunkan para Perawat dari PPNI dalam membantu menangani korban gempa Bawean.
DPD Gresik juga memberikan bantuan donasi untuk para korban dan anggota perawat yang terdampak gempa bumi di Pulau Bawean. Dalam pemberian bantuan donasi, Nur Chakim mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Sebab, selama ini sudah banyak bantuan berupa makanan dan perlengkapan atau yang lain bagi korban gempa.
“Jadi, sumbangan dari PPNI ini akan fokus disalurkan dalam bentuk uang tunai, terutama untuk membantu perbaikan rumah warga dan anggota perawat yang terdampak gempa Bawean,” ungkapnya.
Untuk pengawasan bantuan yang disalurkan agar tepat sasaran, Nur Chakim mengakui akan melakukan mapping (pemetaan) wilayah. Terutama untuk kebutuhan apa saja bagi para korban gempa yang harus diutamakan. Sehingga, anggaran bantuan yang nantinya akan dikeluarkan juga sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Ketua DPK PPNI Bawean untuk mapping wilayah mana saja yang terdampak. Kita terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi di lokasi gempa sekaligus memetakan sasaran utama bantuan ini untuk warga dan anggota perawat Bawean yang terdampak. Ada klasifikasi atau kebutuhan yang harus dipenuhi,” tandasnya.
Selain memberikan bantuan, DPD Gresik juga mengadakan kegiatan Trauma Healing bagi anak-anak korban gempa Bawean di Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan tujuan untuk memulihkan dampak psikologis akibat bencana alam gempa bumi di Bawean. Trauma healing diberikan melalui kegiatan hiburan seperti bernyanyi, mendongeng hingga edukasi menghadapi bencana.
Program pemulihan psikologi anak-anak korban gempa Bawean ini dilakukan oleh Tim DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Persatuan Perawat Nasional Indonesia (BAPENA) DPW Jawa Timur di lapangan Nagasari, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Sabtu (30/3/2024).
Selanjutnya, H. Nur Chakim, S. Kep., Ns selaku Ketua DPD PPNI Gresik menegaskan, upaya mengatasi gangguan psikologis atau mental health yang biasa disebut trauma healing ini umumnya dilakukan tak lama setelah terjadi bencana pada diri korban.
“Untuk upaya penyembuhan trauma (trauma healing) dilakukan melalui metode hipnoterapi kepada korban di posko-posko pengungsian yang membutuhkan layanan hipnoterapi selama masa tanggap darurat,” tegas Nur Chakim.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Mat Fathoni, A.Md.Kep., Moh. Ahsanul, S.Kep. Ns. (Tim DPD Gresik), Dr. H. Suhari. ,A.Per.Pen. MM (Waket. Bapena DPW Jatim), Ns. Mohammad Fathoni, S.Kep., MNS. (Tim Bapena DPW Jatim), dan Zainul Ketua DPK Bawean & Tim, beserta anggotanya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















