GRESIK, BN News – Tak berlebihan, sosok yang tak mengenal kata lelah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat itu adalah Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib.
Betapa tidak, dalam sehari, tepatnya Rabu (31/12/2025), Ketua Umum (Ketum) MUI Gresik dengan penuh semangat tulus ikhlas telah melaksanakan 3 Agenda Kegiatan yang bergelimang manfaat untuk umat.
1. Agenda pertama pukul 08.00 WIB, Ketum MUI Gresik ikut serta dalam kegiatan kesehatan nasional secara gratis yang diselenggarakan oleh forkopimcam Manyar. Dalam kegiatan tersebut, Ketum langsung mengawali ikut serta dalam kegiatan cek kesehatan dan Alhamdulillah semua berjalan lancar.
Beliau juga menyampaikan bahwa pepatah arab berkata Al aqlussalim fil jismissalim: akal yang sehat itu dalam kondisi tubuh yang sehat, begitu pun dalam frasa yang sering juga kita dengar mensana in corpore sano yang sudah sering kita dengar sejak sekolah di tingkat dasar.
2. Agenda kedua pukul 16.00 WIB, Beliau bertemu dengan tokoh agama dalam Doa Bersama di aula Mapolres Gresik menandai pergantian tahun 2025. Beliau menyampaikan bahwa kami dari MUI berdoa untuk seluruh bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Gresik. Beliau berdoa akhir tahun dengan berbahasa Arab dan diselingi teks Bahasa Indonesia.
Beliau juga berbincang informal dengan tokoh lintas agama dan berpesan: kita ini dilahirkan di bumi Indonesia harus lah kita ini jaga persatuan dan landasan negara yang telah dibangun oleh para pendahulu kita. Kita berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing.
3. Agenda ketiga pukul 19.30 WIB mendatangi undangan forkopimcam Manyar dan MUI Manyar dalam acara Gelar Sholawat dan Doa Bersama di hadapan polisi ,TNI dan Banser. Dalam kesempatan tersebut, Camat Manyar Hendriawan Susilo, S.Psi menghaturkan terima kasih dan rasa syukur, karena Sinergitas bersama ulama, segala permasalahan dan kondusivitas wilayah tetap terjaga.
Sementara Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik mengapresiasi langkah-langkah Camat Manyar dan berpesan agar dalam menjaga keamanan pergantian tahun baru 2026 lebih mengedepankan kasih sayang, bukan dengan kekerasan. “Karena rahmat Allah akan turun kepada kaum yang saling menebarkan kasih sayang”. (Telisik Hati)
















