GRESIK, BN News – Tim Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia (RI) meninjau Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ke sejumlah titik program pemerintah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, (12/06/2026) Jumat. Peninjauan dipimpin Mayjen TNI (Purn) Aby Ismawan bersama Mayjen TNI (Purn) Beny Octaviar untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai target.
Salah satu lokasi yang menjadi titik peninjauan adalah fasilitas KDKMP di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan.
Terlihat tim pengawas dari KSP RI tersebut didampingi oleh Dandim 0817 Gresik, Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos, perwakilan PT Agrinas Pangan Nusantara, asisten II Pemkab Gresik, Misbahul Munir, Camat Duduksampean, dan Ketua PKDI Kecamatan Duduksampean, Suryadi,
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memetakan berbagai kendala maupun dinamika di lapangan atau bottleneck yang selama ini menghambat percepatan operasional program agar dapat segera diselesaikan.
Dari total 1.061 unit KDKMP yang diresmikan Presiden Prabowo secara nasional, sebanyak 126 unit di Kabupaten Gresik dinyatakan siap beroperasi. Namun hingga kini operasional penuh masih menunggu proses pengisian kebutuhan logistik dari PT Agrinas Pangan Nusantara.
“Kita ke sini untuk meyakinkan program pemerintah yang dicanangkan presiden berjalan sesuai rencana,” kata Aby Ismawan saat melakukan peninjauan.
Selain KDKMP, tim KSP RI juga meninjau dapur program SPPG yang menjadi bagian dari pelaksanaan program pemerintah di daerah.
Aby menegaskan seluruh pemangku kepentingan harus membangun sinergi agar setiap persoalan teknis di lapangan bisa segera diatasi tanpa menunggu terlalu lama.
“Kalau ada kendala segera disampaikan ke kami. Saya juga tidak mungkin mendatangi seluruh titik secara langsung,” ujarnya.
Ditegaskan Aby, anggaran yang telah digelontorkan pemerintah harus dioptimalkan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi desa.
“Anggaran yang ada harus dioptimalkan dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” lanjutnya.
Pihaknya juga berharap fasilitas yang telah selesai dibangun segera diisi oleh PT Agrinas Pangan Nusantara sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dan mendorong kolaborasi antarprogram pemerintah.
“Kita berharap segera diisi agar ada aktivitas. Nantinya KDKMP dan MBG bisa berkolaborasi sehingga sama-sama menciptakan kemanfaatan bagi masyarakat. Untuk pengisian saat ini kita masih menunggu dari Agrinas,” pungkas Aby.
Usai peninjauan, Ketua PKDI Duduksampean Suryadi, mengatakan, program KDKMP secara fisik sudah rampung, tinggal menunggu logistik dari pihak PT Agrinas Pangan Nusantara.
“Secara fisik sudah rampung KDKMP Desa Pandanan, tinggal menunggu logistik untuk mengisi gerai dari PT Agrinas Pangan Nusantara. Kami berharap segera beroperasi, agar tidak menunggu terlalu lama, ” kata Suryadi, Kepala Desa Pandanan.
Sementara itu, Camat Duduksampean, Merista Dedy Hartadi berharap ada simbiosis mutualisme antara KDKMP dengan potensi desa, terutama hasil pertanian dan perikanan yang nantinya bisa dikolaborasikan dengan kebutuhan makan bergizi gratis (MBG).
“Kami berharap ada simbiosis mutualisme antara KDKMP dengan potensi desa, terutama hasil pertanian dan perikanan. Potensi desa bisa dikolaborasikan dengan program makan bergizi gratis (MBG), dengan begitu masyarakat bisa merasakan hasilnya, ” ujar Camat Duduksampean
Kunjungan dari Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (KSP RI) sebagai pengawalan percepatan program prioritas nasional yang tengah dijalankan pemerintah pusat di berbagai daerah. (Telisik Hati)
















