Kemenag Gresik, BN News — Dalam rangka meningkatkan profesionalitas guru Bimbingan dan Konseling (BK) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) MTs Kabupaten Gresik menggelar pertemuan penguatan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik pada Selasa, 29 April 2025.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua MGBK, Farida Hanum, S.Pd., M.Psi., dengan menggandeng Pengawas BK Kabupaten Gresik, Muzdalifah, M.Psi., serta Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Gresik, Masfufah, M.Pd.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh para guru BK se-Kabupaten Gresik dan diwarnai dengan diskusi mendalam mengenai pentingnya profesionalitas guru BK sesuai kode etik. Muzdalifah menyampaikan bahwa guru BK memiliki peran penting dalam madrasah, khususnya dalam menerapkan kurikulum merdeka berbasis kurikulum cinta. Ia menekankan pentingnya empati serta kesiapan guru BK dalam menghadapi berbagai persoalan peserta didik di sekolah.
Sementara itu, Masfufah menambahkan bahwa guru BK harus memiliki strategi khusus dalam menangani persoalan akademik, pribadi, maupun sosioemosional peserta didik. Ia menegaskan bahwa pendampingan terhadap siswa menjadi tanggung jawab utama guru BK agar peserta didik dapat berkembang secara optimal dan siap menghadapi masa depan.
Selain profesionalitas, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya inovasi layanan BK dan ketertiban administrasi. Administrasi bimbingan dan konseling yang tertata dengan baik akan membantu guru menjalankan tugas secara efektif. Dengan layanan yang terstruktur, diharapkan BK yang tertib dapat menghasilkan siswa yang terbimbing dengan baik. (Telisik Hati)
















