Penulis📚 WLO/Telisik Hati
BN News.com – Sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, Lc, MM, M.Pd.I menggelar workshop dengan mengusung tema “Strategi Mengembangkan Desa Wisata” di aula SMK Maarif NU Benjeng pada hari Senin, 26 Juni 2023.
Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai unsur, antara lain perangkat desa, guru, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Sejumlah narasumber dihadirkan, yakni Titik Temu Consulting Murjito, SH., dan Direktur Bumdesa Pelemwatu Setyo Budi Pramono, ST., serta pegiat desa Sulaiman Wello.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil XIII (Gresik – Lamongan) menyampaikan bahwa salah satu item yang diharapkan bisa percepat pemulihan ekonomi saat ini adalah sektor pariwisata.
“Sehingga sektor ini perlu untuk dikembangkan dengan berbagai strategi untuk merealisasikan, termasuk di dalamnya adalah bagaimana mewujudkan desa wisata,” terang Putra Pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum Dukun Gresik ini.
Gus Iwan juga mengingatkan bahwa modal dasar dalam membangun desa wisata selain menggali potensi desa adalah menyiapkan SDM masyarakat desa.
Selain itu perlu dipahami terkait SDM masyarakat desa, minimal ada 3 hal yang harus terpenuhi yakni:
– Pengetahuan (knowledge) artinya mengajak masyarakat memahami peraturan dan berbagai hal terkait desa wisata.
– Ketrampilan (skill) artinya menyiapkan masyarakat untuk mampu dan terampil dalam pengelolaan desa wisata.
– Etika (attitude) yaitu sikap masyarakat sangat diperlukan dalam menunjang desa wisata berkaitan dengan sikap kerjasama dan gotong royong.
“Jadi tiga hal tersebut yang harus dipenuhi sebagai bekal dalam pembangunan, khususnya desa wisata,” pungkas politisi Partai Nasdem yang juga menantu Prof. Dr. K.H. Abdul Ghofur, Pimpinan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur ini.
Sementara Sulaiman Wello selaku pegiat desa sekaligus Ketua UKM IKM Nusantara Gresik menyampaikan sebuah rangkaian kalimat yang bisa dijadikan kata kunci sebagai pijakan masyarakat (pengelola wisata) dalam ikut serta berkontribusi dalam pembangunan desa wisata.
“Kata kunci tersebut adalah “Melestarikan yang baik, dan terus mencari terobosan baru yang lebih baik lagi,” jelas Ketua DPC MOI (Media Online Indonesia) Gresik ini sembari menekankan bahwa ada hal penting yang harus ditanamkan pada masing-masing individu adalah menjadi pribadi yang memiliki kepekaan, kepedulian dan rasa memiliki terhadap desanya.
Dalam kesempatan tersebut, Murjito, SH., menyampaikan materi “Peningkatan SDM Masyarakat Desa dalam Manajemen Pengelolaan Desa Wisata”. Sedangkan Setyo Budi Pramono, ST., menyampaikan materi “Investasi dan Pengelolaan Potensi Desa Menjadi Desa Wisata”.
Acara yang dibuka langsung oleh Kepala SMK Maarif NU Benjeng Hamim Thohari, ST., ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kecamatan Benjeng H. Abdul Munif Sholeh. (WLO/Telisik Hati)
















