Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Saudaraku, daun yang jatuh tak pernah menyalahkan angin. Lantas, mengapa di saat kita putus asa selalu menyalahkan takdir❓
Kita boleh bersedih saat mengalami kegagalan, akan tetapi jangan sampai kesedihan membuat diri kita putus asa dan menyerah begitu saja ‼️
Kita boleh kecewa hingga hati merasa sakit, tapi jangan lupa untuk segera bangkit. Yakinlah, kekecewaan adalah cara Allah berbisik lembut kepada kita, “Aku punya sesuatu yang lebih baik buatmu ‼️”
Saudaraku, Raga boleh lelah, tapi hati tak boleh menyerah. Masih banyak jalan untuk bangkit kembali dari sebuah kegagalan: Hadirkan Allah dalam kehidupanmu, hingga tak ada lagi alasan untuk menyerah dan putus asa ‼️
Rahmat Allah begitu luas, jangan pernah menyerah. Karena kita tidak pernah tahu banyak kejutan & keajaiban dari Allah untuk hamba-Nya yang terus berusaha dan berdoa tanpa putus asa…‼️
Dan Ramadan adalah cara Allah mengekspresikan rasa cinta-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Di bulan suci ini Allah melipatgandakan seluruh amal kebaikan.
Allah menjelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 186, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran”.
Dalam ayat tersebut menjelaskan kedekatan Allah terhadap hamba-Nya, terutama dalam mengabulkan doanya. Kedekatan Allah digambarkan lebih dekat dari urat nadi hamba-Nya. Semoga, Ramadan yang bergelimang berkah ini mengubah segalanya, mengubah telaga derita menjadi samudera bahagia. Aamiin Ya Robb…!!! (*)
Tentang Penulis:
Didik Hendriyono, S.Pd atau yang akrab disapa Didik Hendri Telisik Hati, adalah Jurnalis Senior yang pernah menjadi Ketua Komunitas Wartawan Gresik (KWG). Sebelum menjadi Pemimpin Redaksi Media Online Bumi Nusantara News / BN News, jurnalis berambut panjang ini pernah menjadi wartawan di Surat Kabar Media Cetak Harian Duta Masyarakat. Jebolan S-1 Unesa ini juga telah menghasilkan dua karya buku yang berjudul “Telisik Hati” & “Perang Tanpa Pasukan”.
Saat ini penulis juga tengah berproses menuntaskan buku ketiga yang berjudul ” Saat Hati Pensiun Dini”. Jurnalis dan juga penulis ini kini mengemban amanah sebagai Dewan Penasihat Komunitas Wartawan Gresik (KWG), Koordinator Humas Dewan Kebudayaan Gresik (DKG), dan Pengurus Komisi Seni, Budaya Islam dan Remaja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik
















