Penulisš Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Nama Besar Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim H Husnul Maram yang juga asli putra daerah Gresik tengah marak dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.

Para penipu yang mengatasnamakan Bupati Gresik dan Kakanwil Kemenag Jatim ini berkedok menyalurkan donasi untuk Pondok Pesantren dan Yayasan Yatim Piatu.
Untuk meyakinkan mangsanya, para penipu ini menggunakan Nomor WhatsApp (WA) dengan profil foto Bupati Gresik dan Kakanwil Kemenag Jatim. Bahkan, guna semakin membuat korbannya yakin, penipu mengirim bukti transfer palsu yang mencantumkan nominal puluhan juta rupiah.

Beruntung, para korban tidak mudah percaya begitu saja. Mereka pun berusaha mencari informasi dan melacak terkait kebenaran Nomor WhatsApp dengan profil foto Bupati Gresik dan Kakanwil Kemenag Jatim tersebut.

Seperti yang dilakukan Bu Nyai Hj. Fat Najihah. Pengasuh Pondok Pesantren Al Kholidiyah Wadeng Sidayu yang kaya pengalaman ini tidak percaya begitu saja saat ditawari bantuan dari uang pribadi Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani untuk pengembangan pesantrennya.

Alhasil, setelah dilacak dengan mencari kebenarannya, ternyata pesan yang masuk lewat japri WA-nya, bukanlah Nomor WA Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani. “Gak kesuwen Kang, nomornya langsung saya blokir. Ini jelas Penipuan,” ujarnya kepada BN News, yang kebetulan dulu pernah sama-sama menjadi Pengawas Pemilu (Panwaslu), Rabu (10/5/2023).
Kejadian serupa juga dialami H Muhammad Amien, A.Md. Pengurus Masjid Nurul Jannah Perumahan Bukit Emas Dahan Rejo ini juga menerima WA mendapatkan donasi sebesar Rp 25 juta agar disalurkan ke YPI Nasrul Umam 20 juta dan Yayasan Al Muttaqien 5 juta.

“Bahkan penipu berani mengirim bukti transfer palsu sebesar Rp 25 juta. Penipu memanfaatkan nama besar Kepala Kanwil Kemenag Jatim H Husnul Maram,” ungkap mantan ASN yang pernah bertugas di Satpol PP, BNNK, dan kini aktif mengabdi sebagai Bupati LSM LIRA Kabupaten Gresik ini.
Terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan dirinya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Dr. H. Husnul Maram, M.HI dengan lantang mengatakan, “Ini penipuan Saudaraku, Tolong Selamatkan Masyarakat,” pintanya kepada BN News, yang dulu pernah sama-sama menjadi Dosen di Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA) Ponpes Mambaus Sholihin Suci Manyar. (Didik Hendri Telisik Hati)















