• Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
Saturday, July 11, 2026
  • Login
Bumi Nusantara News
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
Bumi Nusantara News
No Result
View All Result
Home Nasional

World Economic Forum Davos: Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Telisik Hati by Telisik Hati
24 January 2026
in Nasional
0
World Economic Forum Davos: Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah
364
SHARES
364
VIEWS
WhatAppsFacebook

Oleh: S. Alamsyah

Presiden Prancis Emmanuel Macron cemas. Saat pidato di World Economic Forum (WEF) di Davos, 20 Januari 2026. Ia menyoal pergeseran tatanan global menuju ‘Dunia Tanpa Aturan’ (A world without rules).

Macron secara terbuka mengkritik kebijakan tarif Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump. Ia menyebut ancaman tarif sebagai alat penekan adalah hal yang ‘tidak dapat diterima’. Ia menegaskan: Meskipun Eropa ingin bekerja sama, mereka tidak akan tunduk pada kepada ‘perundung’ (bullies).

Ia menyerukan agar Eropa mengakhiri ‘kenaifan ekonomi’. Yang pada pokoknya: Eropa harus memperkuat pertahanan perdagangannya sendiri. Tidak boleh lagi terlalu bergantung pada negara lain (terutama AS dan China) untuk keamanan dan kemakmuran.

Ia berargumen bahwa Eropa berhak melindungi kepentingannya saat aturan main global tidak dihormati oleh pihak lain –yang menurut penulis sama juga dengan Trump Colorally: Pembaruan agresif dari Doktrin Monroe. Artinya sama: ‘national interest is the first priority’.

Macron tampil sebagai ‘pembela tatanan lama yang stabil’. Sekaligus pemimpin yang ingin membawa Eropa menjadi kekuatan mandiri yang mampu berkata “tidak” pada tekanan ekonomi Amerika maupun China.

Sehingga jika disimpulkan, pidato Macron vs pidato Trump di forum tersebut adalah: Jika Trump datang dengan retorika ‘Kita menang, kalian kalah’. Maka Macron membalas dengan ‘Jika aturan main dirusak, semua orang kalah’.

Jalan Tengah Prabowo

Di saat Macron dan Trump berdebat soal aturan lama versus tanpa aturan, Presiden Prabowo tampil dengan pendekatan yang lebih tenang namun tegas. Ia menekankan bahwa Indonesia adalah sahabat bagi semua (friend to all). Namun tetap konsisten pada kebijakan hilirisasi untuk kepentingan Indonesia.

Pesan tersiratnya: Kami punya bahan bakunya (Nikel, dll). Kalian silakan datang. Tapi bangun pabriknya di sini. Dan jangan dikte kami soal cara kami mengelola kekayaan alam.

Saat Macron tetap pada komitmen Green Deal, dan Trump cenderung skeptis terhadap agenda iklim global dan lebih memilih memaksimalkan produksi minyak dan gas AS, Prabowo menawarkan solusi bioenergi (seperti sawit).

Jadi, di tengah ketegangan forum WEF di Davos, dimana Macron dianggap pemimpin yang cemas, sedangkan Trump sebagai pemimpin pengganggu status quo, Prabowo tampil sebagai perwakilan suara Global South (third countries) yang lebih berani menentukan syarat dalam kerja sama internasional.

Itulah mengapa Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia punya Danantara yang mengelola aset sekitar USD 1 triliun. Yang sejajar dengan Sovereign Wealth Fund besar dunia.

Sehingga di forum itu, Indonesia tidak datang sebagai negara yang meminta bantuan. Atau memohon agar negara-negara yang hadir investasi di Indonesia. Tetapi Indonesia siap menjadi mitra investasi yang setara.

Jika dulu kita sering dianggap sebagai ‘pasar konsumsi’ dan peminta-minta investasi, sekarang melalui Danantara, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia adalah ‘raksasa investasi’ yang memiliki posisi tawar setara dengan kekuatan dunia.

Karena Danantara mengonsolidasikan kekuatan BUMN (seperti Bank Mandiri, BRI, dll) agar Indonesia punya modal sendiri untuk mendanai proyek strategis. Sehingga tidak ‘didikte’ oleh syarat pinjaman atau investasi asing. Ini sejalan dengan pemikiran Hatta sejak November 1945, sesaat setelah Indonesia merdeka. (merujuk tulisan penulis sebelumnya yang berjudul: ‘Hatta dan Danantara’).

Saat itu di bulan November 1945, Bung Hatta berbincang dengan Bung Karno tentang sumber pembiayaan pembangunan Indonesia. Termasuk bagaimana menggerakkan perekonomian di dalam negeri.

Sangat clear: Hatta menempatkan urut-urutan sumber pembiayaan. Urutan pertama, modal nasional (dari dalam negeri). Urutan kedua, utang atau pinjaman dari luar negeri. Urutan ketiga, penanaman modal asing, dengan mengundang investor asing masuk ke Indonesia.

Mengapa Hatta menempatkan modal nasional di urutan pertama? Karena amanat Pasal 33 UUD 1945 sangat jelas –perekonomian negara ini harus dijalankan dengan model ekonomi kerakyatan. Ekonomi kerakyatan bukan pedagang kaki lima atau usaha mikro. Tetapi ekonomi kerakyatan adalah adanya ruang dan peluang bagi rakyat untuk terlibat dalam produksi ekonomi nasional. Karena ekonomi kerakyatan Indonesia adalah koreksi atas struktur Ekonomi Kolonial yang menghisab dan mengeksploitasi rakyat.

Meski begitu, Hatta tetap menempatkan pinjaman luar negeri dan modal asing di urutan berikutnya. Yang artinya sistem perekonomian Indonesia tetap terbuka. Bukan perekonomian tertutup. Tetapi secara prinsip, modal nasional menjadi yang utama. Karena Konstitusi Indonesia menolak penempatan perekonomian Indonesia sebagai sub-ordinasi perekonomian asing. Sekaligus sebagai konsekuensi sikap untuk melakukan koreksi mendasar atas ekonomi kolonial di era penjajahan Belanda.

Karena itu Hatta memberi syarat ketat untuk pinjaman luar negeri dan penaman modal asing. Syarat pinjaman luar negeri ada tiga. Pertama, negara pemberi pinjaman tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri. Kedua, suku bunga utang luar negeri tidak boleh lebih dari 3,5 persen setahun. Ketiga, jangka waktu utang luar negeri harus cukup lama.

Sedangkan terhadap penanaman modal asing, Hatta menolak konsep turn key project. Dimana semua proses produksi dikendalikan dan diisi total oleh asing. Karena menurut Hatta, orang asing hanya boleh berada di jabatan dengan keahlian dan ketrampilan. Untuk kemudian menularkan keahlian dan ketrampilannya kepada bangsa Indonesia.

Sehingga, sudah seharusnya ada perubahan paradigma. Bahwa kita tidak lagi sekadar menjual tanah dan air. Tapi mengelola kekayaan itu secara mandiri untuk menjadi pemain global. Danantara harus menjadi ‘Benteng Ekonomi’ Indonesia. Tentu ini tugas berat bagi Rosan Roeslani dan kawan-kawan yang ada di Danantara. (*)

Penulis adalah Jurnalis. Kandidat Doktor Hukum dan Pembagunan Universitas Airlangga. Pendiri Pusat Studi Pembangunan Berbasis Pancasila.

Previous Post

Resmi Dilantik, IPNU-IPPNU Desa Petung Panceng Siap Tebar Manfaat untuk Masyarakat

Next Post

Sinergi Indonesia-Mesir, Menag RI: Al-Azhar Siap Kirim Dosen Pendidikan Tinggi Keagamaan untuk Indonesia

Telisik Hati

Telisik Hati

Next Post
Sinergi Indonesia-Mesir, Menag RI: Al-Azhar Siap Kirim Dosen Pendidikan Tinggi Keagamaan untuk Indonesia

Sinergi Indonesia-Mesir, Menag RI: Al-Azhar Siap Kirim Dosen Pendidikan Tinggi Keagamaan untuk Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Kawal Kepulangan Anak Pekerja Migran, Nila Yani Hardiyanti Tegaskan Komitmen Diplomasi Parlemen BKSAP DPR RI untuk Perlindungan WNI

Kawal Kepulangan Anak Pekerja Migran, Nila Yani Hardiyanti Tegaskan Komitmen Diplomasi Parlemen BKSAP DPR RI untuk Perlindungan WNI

10 July 2026
Pemulangan Anak Pekerja Migran Indonesia, Bupati Gresik: Pastikan Mendapatkan Masa Depan yang Lebih Baik

Pemulangan Anak Pekerja Migran Indonesia, Bupati Gresik: Pastikan Mendapatkan Masa Depan yang Lebih Baik

10 July 2026
Istimewa !! Perjalanan 54 tahun Petrokimia Gresik Terus Menunjukkan Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Masa Depan

Istimewa !! Perjalanan 54 tahun Petrokimia Gresik Terus Menunjukkan Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Masa Depan

10 July 2026
Hadiri Upacara HUT ke-54 PT Petrokimia Gresik, Dandim: Perkuat Sinergi Membangun Masa Depan

Hadiri Upacara HUT ke-54 PT Petrokimia Gresik, Dandim: Perkuat Sinergi Membangun Masa Depan

10 July 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

20 January 2025
Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

3 January 2025
Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

14 September 2023
Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

13 December 2024
IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

3
Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

2
PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

1
Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

1
Kawal Kepulangan Anak Pekerja Migran, Nila Yani Hardiyanti Tegaskan Komitmen Diplomasi Parlemen BKSAP DPR RI untuk Perlindungan WNI

Kawal Kepulangan Anak Pekerja Migran, Nila Yani Hardiyanti Tegaskan Komitmen Diplomasi Parlemen BKSAP DPR RI untuk Perlindungan WNI

10 July 2026
Pemulangan Anak Pekerja Migran Indonesia, Bupati Gresik: Pastikan Mendapatkan Masa Depan yang Lebih Baik

Pemulangan Anak Pekerja Migran Indonesia, Bupati Gresik: Pastikan Mendapatkan Masa Depan yang Lebih Baik

10 July 2026
Istimewa !! Perjalanan 54 tahun Petrokimia Gresik Terus Menunjukkan Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Masa Depan

Istimewa !! Perjalanan 54 tahun Petrokimia Gresik Terus Menunjukkan Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Masa Depan

10 July 2026
Hadiri Upacara HUT ke-54 PT Petrokimia Gresik, Dandim: Perkuat Sinergi Membangun Masa Depan

Hadiri Upacara HUT ke-54 PT Petrokimia Gresik, Dandim: Perkuat Sinergi Membangun Masa Depan

10 July 2026
Kawal Kepulangan Anak Pekerja Migran, Nila Yani Hardiyanti Tegaskan Komitmen Diplomasi Parlemen BKSAP DPR RI untuk Perlindungan WNI

Kawal Kepulangan Anak Pekerja Migran, Nila Yani Hardiyanti Tegaskan Komitmen Diplomasi Parlemen BKSAP DPR RI untuk Perlindungan WNI

10 July 2026
Pemulangan Anak Pekerja Migran Indonesia, Bupati Gresik: Pastikan Mendapatkan Masa Depan yang Lebih Baik

Pemulangan Anak Pekerja Migran Indonesia, Bupati Gresik: Pastikan Mendapatkan Masa Depan yang Lebih Baik

10 July 2026
Istimewa !! Perjalanan 54 tahun Petrokimia Gresik Terus Menunjukkan Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Masa Depan

Istimewa !! Perjalanan 54 tahun Petrokimia Gresik Terus Menunjukkan Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Masa Depan

10 July 2026
Hadiri Upacara HUT ke-54 PT Petrokimia Gresik, Dandim: Perkuat Sinergi Membangun Masa Depan

Hadiri Upacara HUT ke-54 PT Petrokimia Gresik, Dandim: Perkuat Sinergi Membangun Masa Depan

10 July 2026
THE FLYING QUEEN! Nienda Meisha MAN 2 Gresik Tampil Anggun dan Tangguh, Sabet Juara 2 Lompat Jangkit Putri Jatim

THE FLYING QUEEN! Nienda Meisha MAN 2 Gresik Tampil Anggun dan Tangguh, Sabet Juara 2 Lompat Jangkit Putri Jatim

10 July 2026
Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran Demi Tingkatkan Kualitas APBD

Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran Demi Tingkatkan Kualitas APBD

10 July 2026

Bumi Nusantara News

© 2023 Buminusantaranews.com.

Navigate Site

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata

© 2023 Buminusantaranews.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In