Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Sekitar 120 warga Nahdliyin Kabupaten Gresik Jawa Timur hadir dalam rangkaian Puncak Resepsi Peringatan 1 Abad NU. Para jemaah mengendarai mobil pribadi, bus, dan elf. Update terbaru, tidak kurang dari 3 juta umat layaknya jemaah ibadah haji tumplek blek bak lautan manusia memenuhi Puncak 1 abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (7/2/2023).

“Merinding, info terbaru, sebanyak 3 Juta Umat hadir di Puncak Resepsi Peringatan 1 Abad NU. Subhanallah, sudah seperti jemaah ibadah haji,” ungkap KH. Muhammad Zainuri Makruf, Pengasuh Ponpes Al-Miftah Mojopuro Wetan Bungah yang juga Petinggi PCNU Gresik ini.

Acara yang mengusung tema “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama, Menjemput Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru” menjadi momen bersejarah warga NU dalam menyambut harlah ke 100 tahun.
Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik, Gus Syifaul Fuad menyatakan, event besar tersebut sebagai perekat kebangsaan dan persatuan. Ia menyebut, tak kurang 120 ribu warga NU dari Gresik menghadiri gelaran ini.

“Event Akbar ini disambut warga Gresik dengan riang gembira. Mereka mulai berangkat mulai Senin (6/2/2023) malam. Dari perkiraan, ada sebanyak 120 ribu warga NU dari Gresik hadir turut mengukir sejarah di Puncak Peringatan 1 Abad NU,” katanya.
Angka tersebut, kata Syifaul di luar dari rombongan yang terdata oleh PCNU. Sedangkan yang terkonfirmasi hadir dan diberangkatkan langsung secara resmi ada sebanyak 50 ribu warga. Dan pemberangkatannya dikawal penuh oleh Patwal Lantas Polres Gresik.
Tidak hanya kendaraan sipil yang akan dikawal dengan patroli polisi, mulai dari kendaraan bis, elf, hingga mobil pribadi.
Masyarakat yang hadir diimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan, kebutuhan logistik, serta obat-obatan pribadi.
“Semoga di Perayaan 1 Abad NU ini semakin meningkatkan spirit riyadhoh dan misi kemanusiaan, serta keagamaan. Kegiatan 24 jam nonstop ini tentu membutuhkan banyak tenaga. Pesan untuk para jamaah yang hadir agar tetap menjaga kesehatan,” pesannya.
Dikatakan, seluruh fasilitas umum keagamaan akan dibuka pintu selebar-lebarnya untuk menunjang kegiatan perayaan tersebut.
Warga Nahdliyin diberikan kemudahan akses untuk menggunakan tempat-tempat keagamaan di Sidoarjo, seperti dalam kegiatan Apel Akbar di Sidayu Gresik tahun lalu. (Didik Hendri Telisik Hati)
















