GRESIK, BN News – Di tengah keberagaman warga Gresik, menjaga ketenangan dan rasa aman tentu jadi kebutuhan kita bersama. Langkah nyata untuk merawat keharmonisan tersebut kembali diperkuat saat pengukuhan kepengurusan baru Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) Kabupaten Gresik masa bakti 2026–2031 di GKJW Gresik, Selasa (21/7/2026).
Kehadiran Kantor Kemenag Gresik dalam momen strategis ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi seluruh elemen keagamaan demi memelihara kerukunan umat. Kasi Bimas Islam, Abdul Ghofar, menekankan pentingnya peran aktif organisasi keagamaan dalam mengawal moderasi beragama dari tingkat pimpinan hingga ke akar rumput.
Langkah ini menjadi fondasi penting untuk mengantisipasi potensi konflik sosial sedini mungkin, sekaligus memastikan setiap warga dapat beribadah dan hidup berdampingan dengan damai. Sinergi berkelanjutan antara Kemenag Gresik, PGIS, dan tokoh lintas agama diharapkan mampu melahirkan program kerja nyata yang menguatkan nilai kemanusiaan serta menjaga Gresik tetap kondusif, sejuk, dan harmonis bagi semua. (*)
#KemenagGresik #ModerasiBeragama #ToleransiGresik #PGISGresik #GresikRukunDamai















