Penulis📚 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Dalam rangka pemberdayaan semua guru di lingkungan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Dukun, para ibu guru ini sepakat dengan penuh semangat melaksanakan giat pembuatan soal Sumatif Akhir Semester (SAS), istilah baru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Pembuatan soal tersebut sangat penting bagi guru dalam pemberdayaan dan memahami serta menguasai materi yang nanti akan diwujudkan dalam bentuk soal kepada peserta didik.
KKG Kecamatan Dukun merupakan forum bagi para guru mulai kelas 1 sampai 6 adalah wadah belajar bersama, membangun kebersamaan, silaturahmi antar guru dalam bentuk menyelesaikan permasalahan KBM siswa serta pemberdayaan dan peningkatan mutu KKG Kecamatan Dukun.
Sudah beberapa hari kegiatan KKG di Kecamatan Dukun ini dilakukan dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh pengurus KKG dengan melibatkan lembaga yang akan ditempati sebagai bentuk kerja sama dalam pembuatan soal, telaah soal sampai finish yang nanti akan didistribusikan ke lembaga MI se-Kecamatan Dukun dalam PAS/SAS pada tanggal 2 Desember 2023.
Ali Imron S.Pdi Ketua KKG Kecamatan Dukun mengatakan, dengan penuh semangat Bapak Ibu Guru di Forum KKG ini melaksanakan pembagian tugas dalam pembuatan soal terutama Bapak Guru yang mengajar di kelas 1 dan 4 yang nanti akan menjadi Pioner IKM atau Kumer dalam implementasi baik TP atau ATP yang sudah ditetapkan pemerintah.
“Tentu ini menjadi progres yang baik untuk terus ditindaklanjuti sebagai bentuk kesungguhan guru dalam meningkatkan Sumber daya dan memajukan lembaganya,” ujarnya, Rabu (8/11/2023).
Aktivis Lesbumi NU ini juga menambahkan, jadi kesulitan dari profesi sebagai guru adalah pembuatan soal. Untuk itu, pihaknya meminta dan mengimbau kepada para Kamad sebagai penggerak untuk memberikan motivasi kepada guru di lembaganya untuk selalu semangat aktif mengikuti KKG dalam semua tingkatan kelas, karena ini Forum penting.
“Saya berharap bagi guru yang ada pergantian atau perubahan mengajar di kelas lembaganya segera untuk melaporkan ke pengurus KKG Dukun untuk dikelompokkan di kelas KKG masing-masing,” tutupnya. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















