Penulis📰✍️ Kemenag Jatim/Telisik Hati
BN News – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar (Bahtiar) memberikan Pembinaan dan sekaligus menyerahkan SK Penugasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru dan Penyuluh Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur pada Senin (20/1/2025) di aula setempat.
Sebanyak 397 PPPK yang terdiri dari 310 Guru, 86 Penyuluh Agama Islam, dan 1 Penyuluh Agama Hindu menerima SK yang telah lama dinanti-nantikan.
Dalam pembinaannya, Kakanwil mengingatkan para PPPK untuk menjadi pribadi yang rendah hati, “Jangan menyombongkan diri. Jabatan, pangkat dan harta itu semua bukan milik kita. Kenali diri kita, kenali lingkungan kita. Jadilah orang-orang yang disiplin. Perhatikan kebersihan, kerapian lingkungan kita. Hal-hal baik yang kita lakukan itu, akan dicontoh oleh suami, istri, anak, murid atau rekan kerja kita. Maka dari itu, jadilah contoh yang baik,” tegasnya.
Bahtiar juga menghimbau agar para PPPK harus memaksakan diri untuk memberi kebaikan bagi para murid. “Milikilah pemikiran untuk melakukan perubahan-perubahan yang baik,” tegasnya.
Kakanwil meminta para PPPK agar tidak pernah melupakan kewajibannya terhadap Sang Pencipta. “Jangan pernah tinggalkan shalat, perdekatkan diri kepada Sang Pencipta karena rezeki yang diterima saat ini adalah rezeki dari-Nya,” pesan Bahtiar di akhir pembinaannya.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi dalam laporannya menyampaikan penyerahan SK Penugasan merupakan realisasi berdasarkan usul penugasan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
“Dari analisis beban kerja dan penghitungan kebutuhan jabatan dan usul penugasan PPPK Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, kami telah mengusulkan sebanyak 558 PPPK yang merupakan usulan dari Kemenag Kabupaten/Kota terdiri dari jabatan guru, penyuluh, penghulu, pranata humas, perencana, pranata komputer, statistisi, analis kebijakan, analis sumber daya manusia, dan arsiparis kepada Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama RI,” tutur Syaikhul.
Lebih lanjut ia menerangkan Biro SDM Kemenag RI memberi arahan untuk melengkapi kekurangan berkas bagi guru dan penyuluh dan setelah diusulkan kembali, yang disetujui untuk mendapatkan penugasan adalah jabatan guru dan penyuluh untuk kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur, sebanyak 397 orang.
“Tentu kita berharap semoga jabatan selain guru dan penyuluh yang sudah kita usulkan bagi Kanwil Kemenag Jatim, dapat segera terbit untuk peraturan dan penugasannya”, lanjutnya. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















