BN News – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar memberikan pembinaan secara daring kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024, pada Senin (26/5). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Timur secara daring.
Pembinaan ini digelar sesaat setelah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Menteri Agama Republik Indonesia secara daring terhadap ribuan PPPK di lingkungan Kemenag.
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan rasa syukur atas pengangkatan ini, yang merupakan hasil dari penantian panjang para peserta. “Alhamdulillah, penantian bertahun-tahun akhirnya hari ini dikabulkan oleh Allah SWT. Semoga ini menjadi awal yang penuh keberkahan, memberikan kebajikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kakanwil mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh para PPPK merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan tulus, ikhlas, dan penuh kebahagiaan. “Lanjutkan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada Anda dengan senang hati. Laksanakan dengan sungguh-sungguh dan sebaik-sebaiknya. Insya Allah masyarakat akan merasakan manfaatnya dan akan memberikan kepercayaan kepada Kementerian Agama,” tuturnya.
Dalam pembinaannya, Bahtiar menekankan dua peran penting yang harus dijalankan oleh para PPPK, yaitu sebagai agen dan aktor. Sebagai agen, para PPPK diharapkan mampu menyampaikan dan mendistribusikan program dan layanan Kemenag kepada masyarakat dengan semangat dan senang hati. “Utamanya adalah menyukseskan dan menyuarakan Asta Protas Kemenag,” tegasnya.
Selain sebagai agen, PPPK juga harus menjadi aktor yang memiliki ilmu, pemahaman, dan integritas dalam menjalankan tugas. “Aktor yang tidak ditunjang oleh pengetahuan dan sikap yang baik, dapat berdampak buruk terhadap kepercayaan publik. Sebaliknya, jika kita bekerja dengan sepenuh hati dan mampu menjiwai peran kita, maka masyarakat akan menaruh kepercayaan,” pesan Kakanwil.
Lebih lanjut, Kakanwil menegaskan bahwa PPPK adalah representasi Kemenag di mata publik. Oleh karena itu, integritas, profesionalitas, dan keteladan harus terus dijaga dan ditingkatkan.
“Mari kita tunjukkan yang terbaik sebagai wajah Kemenag di tengah masyarakat. Anda diberi amanah dan kesempatan untuk melayani, maka layanilah dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
Dengan pembinaan ini, diharapkan para PPPK yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, serta mampu menjadi teladan dan inspirasi di lingkungan kerja masing-masing.
Kemudian Plh. Kakanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi menyerahkan SK kepada 17 PPPK Tahap I Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















