Gresik, BN News – Langit Gresik cerah menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Ribuan langkah penuh semangat terdengar di Jalan Sehat Kerukunan yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik pada 14–15 Agustus 2025. Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud nyata kebersamaan dan cinta tanah air yang mempersatukan pegawai Kemenag, pengurus DWP, APRI, IPARI, serta guru dan tenaga kependidikan madrasah negeri se-Gresik.
Kegiatan ini diawali dengan Jalan Sehat Kerukunan, yang menjadi simbol persatuan stakeholder internal dan eksternal. Dukungan dari sponsor seperti CIMB Niaga, Bank Permata, dan Nano Bank turut menyemarakkan acara, memastikan kelancaran dan kemeriahan.
“Jalan sehat ini adalah napas persatuan kami. Bersama, kita wujudkan semangat kemerdekaan yang hidup di hati,” ungkap Muhammad Ali Faiq, Plt. Kepala Kemenag Gresik, saat membuka acara.
Kemeriahan berlanjut dengan aneka lomba yang menggugah kreativitas dan semangat nasionalisme. Lomba Makan Kerupuk menjadi sorotan, di mana Muhammad Ali Faiq sendiri berhasil meraih juara pertama, disusul MTsN dan KUA Gresik.
Lomba Yel-yel Kebangsaan menghadirkan harmoni nada dan semangat, dengan MIN 1 Gresik menyabet juara pertama (860 poin), diikuti Pendis Zawa (832 poin) dan DWP Gresik (829 poin). Lomba PBB Mata Tertutup mengundang tawa, dengan MIN 2 Gresik keluar sebagai juara pertama, diikuti MTsN dan MIN 1 Putra. Tak ketinggalan, Lomba Karaoke yang dimenangkan Pokjawas, serta Lomba Hias Ruang Kerja yang menjadi puncak kreativitas.
Pada hari kedua, 15 Agustus 2025, suasana semakin istimewa dengan kehadiran Akhmad Sruji Bachtiar, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Beliau turut menilai Lomba Hias Ruang Kerja, yang mengusung tema Kemerdekaan RI.
“Lomba ini luar biasa. Gresik menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang menggelar lomba menghias ruangan di lingkungan Kemenag. Ini adalah wujud kreativitas dan cinta pada negeri,” ujarnya.
Lomba Hias Ruang Kerja ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang untuk menunjukkan identitas dan semangat nasionalisme melalui dekorasi yang penuh makna. Menurut jurnal ilmiah dari Universitas Airlangga (2023), kegiatan berbasis kreativitas seperti ini mampu meningkatkan rasa kebersamaan dan produktivitas kerja hingga 30% di lingkungan pemerintahan.
Muhammad Ali Faiq menambahkan, “Kegiatan ini bukan hanya untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan memupuk semangat nasionalisme di antara keluarga besar Kemenag Gresik. Acara ini pun menjadi bukti bahwa Kemenag Gresik mampu menghadirkan perayaan yang meriah sekaligus bermakna.
Mari bersama wujudkan semangat kemerdekaan dalam setiap langkah! Yuk, ikut serta dalam kegiatan Kemenag Gresik berikutnya untuk terus memupuk kebersamaan dan cinta tanah air. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















