GRESIK, BN News – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 ternyata membawa berkah bagi ratusan anak yatim piatu di wilayah Gresik Utara. Betapa tidak, sebanyak 177 anak yatim dari 24 Ranting NU yang ada di Kecamatan Panceng benar-benar sumringah mendapatkan santunan berupa sembako dan uang uang tunai, Rabu (22/10/2025).
Kolaborasi MUI, Lazisnu, BMT Mandiri Sejahtera dan Baper Panceng Santuni Ratusan Anak Yatim di Momen HSN 2025
Santunan untuk ratusan anak yatim tersebut hasil kolaborasi Kopsyah MUI Gresik, Lazisnu MWCNU Panceng, BMT Mandiri Sejahtera dan Baper Panceng. Santunan ratusan anak yatim ini diberikan bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar oleh MWCNU Panceng bertempat di Lapangan Desa Serah.
“Kami hadirkan 177 anak yatim dari 24 Ranting NU yang ada di Kecamatan Panceng. Mereka kami berikan santunan berupa sembako dan uang saku senilai Rp200 ribu per anak,” terang Ketua Baper Panceng Mohammad Aqib dengan nada penuh syukur bisa turut memberikan setetes kebahagiaan untuk ratusan anak yatim bersama Kopsyah MUI Gresik, Lazisnu MWCNU Panceng, serta BMT Mandiri Sejahtera.
Selain itu, dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Panceng, Ketua Baper Panceng mendapatkan Penghargaan dari Lazisnu atas kepeduliannya terhadap sesama dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan selama ini.
Ketua Baper Panceng Mohammad Aqib saat menerima Penghargaan dari Ketua MWCNU Panceng KH. Moh. Halim
“Alhamdulillah, di momen Hari Santri Nasional, saya mendapatkan Penghargaan dari Lazisnu MWCNU Panceng. Atas apresiasi yang luar biasa ini, saya semakin semangat menebar kebaikan di wilayah Gresik Pantura ini. Insya Allah jika Allah mengizinkan rezeki berlimpah, saya akan melangkah lebih jauh di luar Kecamatan Panceng untuk menebar kebaikan untuk sesama,” ungkapnya sembari mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2025.
Sementara Ketua Tanfidziah MWCNU Panceng KH. Moh. Halim mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baper Panceng yang selama ini telah memberikan kepedulian yang luar biasa terhadap sesama. Mulai dari santunan anak yatim, fakir miskin, kaum dhuafa hingga menyediakan Mobil Siaga untuk masyarakat yang sakit ataupun meninggal dunia.
Ketua MWCNU Panceng ini menambahkan, selain santunan anak yatim, di momen Hari Santri Nasional (HSN) 2025, pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyemarakkan HSN 2025. Diantaranya Istighosah, Doa Bersama, Ziarah Wali dan masih banyak lagi. “Alhamdulillah, untuk Upacara Hari Santri Nasional 2025 diikuti ribuan peserta, mulai dari Kyai, Santri, masyarakat, serta ormas dan organisasi keagamaan lainnya,” pungkas Kyai Halim. (Telisik Hati)