GRESIK, BN News – Marhaban Ya Ramadan, Marhaban Ya Ramadan, Marhaban Ya Ramadan. Semoga kita semua menjadi hamba Allah yang benar-benar mukmin dan dapat menjalankan syariat agama Islam dengan baik.
Kehadiran Ramadan tahun ini merupakan cahaya hati dalam memperbaiki dzahir dan batin. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, namun harus juga menahan nafsu yang merusak qolbu.
Keutamaan dalam menggapai Cahaya Ramadan setiap manusia menginginkan yang namanya penerang untuk ketenangan hati. Puasa Ramadan merupakan madrasah kesabaran.
“Marhaban Ya Ramadan. Mari kita hiasi Pondok Pesantren Almiftah dengan Cahaya ramadan. Mari memperbanyak ibadah kepada Allah. Semoga amal ibadah Ramadan kita mendapat barokah dan ampunan dari Allah SWT,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Almiftah Modern Mojopurowetan Bungah KH. Muhammad Zainuri Makruf, Jumat Berkah (20/2/2026).
Dan Cahaya Ramadan itu kian bersinar di Pondok Pesantren Almiftah Modern dengan digelarnya beragam kegiatan keagamaan yang diikuti oleh seluruh santri. “Seperti Ramadan tahun sebelumnya, kami menggelar Ngaji Kilatan ala Pesantren Salaf Pondok Almiftah Modern Khatam 17 hari. Semoga Berkah,” terang Gus Zain sapaan akrabnya.

Tak hanya itu, berbagai kegiatan religi lainnya juga hadir di Pondok Pesantren Almiftah Modern. Salah satunya, yakni Safari Ramadan yang juga diikuti Delegasi dari Pondok Putri Mubtadiat Lirboyo Kediri di Pondok Putri Pesantren Almiftah Modern. “Semoga berkah Untuk Santri Almiftah. Terima kasih para Delegasi Santri Putri Lirboyo,” ucap Gus Zein.
Ditambahkan Gus Zein, sebelum memasuki Ramadan, Pondok Pesantren Almiftah Modern juga telah menggelar Ziarah sebelum puasa atau yang dikenal dengan sebutan Megengan. “Megengan adalah tradisi masyarakat Jawa untuk menyambut bulan Suci Ramadan dengan doa bersama, tahlilan, ziarah kubur, dan berbagi makanan (sedekah),” jelasnya.
“Berasal dari bahasa Jawa “megeng” yang berarti menahan, tradisi ini bermakna simbolis persiapan batiniah dan lahiriah untuk menahan hawa nafsu selama berpuasa, serta mempererat silaturahim,” imbuh Gus Zein yang juga Owner PT Permata Zain Almiftah ini.
Untuk diketahui, setiap tahun, umat Muslim di dunia menyambut kedatangan bulan Ramadan dengan penuh kegembiraan dan kekhusyukan. Bulan suci ini tidak hanya menjadi momen untuk menunaikan kewajiban berpuasa, tetapi juga sebagai waktu untuk merenung dan mendalami nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah hiruk-pikuk kesibukan dunia modern, Ramadan memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk menemukan cahaya dalam kegelapan, memperkuat ikatan dengan Allah SWT, dan memperdalam pemahaman akan diri dan kehidupan.
Cahaya Ramadan yang dimaksud bukan cahaya yang memancar dari lampu-lampu masjid yang gemerlap, tetapi lebih kepada cahaya batin yang terpancar dari dalam diri setiap individu yang menjalani ibadah puasa. Di dalam keheningan malam, ketika adzan pertama kali berkumandang untuk menandai awal puasa, cahaya itu mulai bersinar. Dan Sinaran Cahaya Ramadan itu ada Pondok Pesantren Almiftah Modern Mojopurowetan Bungah. Barokallah !! (Telisik Hati)
















