GRESIK, BN News – Universitas Islam Al Azhar Gresik terus memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga lembaga asal Belanda dalam rangkaian International Forum on Higher Education Startup and Entrepreneurship Development yang diselenggarakan di Universitas Islam Malang (UNISMA) pada pukul 13.00–17.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan perguruan tinggi di bawah naungan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur. (10/7/2026)
Rektor Universitas Islam Al Azhar Gresik, Dr. H. Imam Bahrozi, M.M., hadir secara langsung dalam forum internasional tersebut sebagai bentuk komitmen universitas untuk memperkuat kolaborasi global di bidang pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan pengembangan kewirausahaan berbasis kampus.
Momentum penting dalam forum ini adalah terjalinnya kerja sama internasional dengan tiga institusi dari Belanda (The Netherlands), yaitu Wise Use International B.V. yang dipimpin Chief Mr. Dorotheus Wiseman, Sustainable Business Development and Innovation Center Foundation yang dipimpin President Director Mr. Jeroen Rijnenberg, serta Tauros Media Nederland B.V. yang dipimpin Chief Mr. Guido Lassally.
Ketiga lembaga tersebut memiliki pengalaman dalam pengembangan bisnis berkelanjutan, inovasi, media internasional, serta penguatan ekosistem startup. Melalui kerja sama ini, Universitas Islam Al Azhar Gresik membuka peluang kolaborasi dalam bidang penelitian bersama, pengembangan inkubator bisnis, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, program kewirausahaan, serta jejaring internasional yang mendukung transformasi perguruan tinggi.
Dalam sesi utama, para narasumber dari Belanda memaparkan pentingnya membangun sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan komunitas inovasi sebagai fondasi dalam menciptakan startup yang berdaya saing global. Mereka juga menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya inovasi yang mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi.
Rektor Universitas Islam Al Azhar Gresik, Dr. H. Imam Bahrozi, M.M., menyampaikan bahwa kerja sama dengan institusi internasional merupakan langkah strategis untuk mempercepat internasionalisasi universitas. Menurutnya, kemitraan ini tidak hanya memperluas jaringan kelembagaan, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dalam lingkungan global.
“Kolaborasi dengan mitra dari Belanda menjadi peluang besar bagi Universitas Islam Al Azhar Gresik untuk meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. Kami berharap implementasi kerja sama ini dapat diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat,” ujar beliau.
Selain penandatanganan nota kesepahaman, forum ini juga menjadi wadah diskusi antarpimpinan perguruan tinggi LPTNU Jawa Timur dalam menyusun strategi penguatan kewirausahaan kampus, hilirisasi hasil riset, serta peningkatan daya saing lulusan di tingkat internasional. Berbagai gagasan yang muncul diharapkan dapat diimplementasikan melalui kolaborasi lintas institusi.
Keikutsertaan Universitas Islam Al Azhar Gresik dalam forum internasional ini menegaskan komitmen universitas untuk terus membangun kemitraan global yang produktif. Dengan dukungan berbagai mitra dari Belanda, universitas optimistis mampu menghadirkan inovasi, memperkuat budaya kewirausahaan akademik, serta mencetak lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia global. (Syafik Hoo/Telisik Hati)















