Lamongan, BN News — Anggota Komisi VI Fraksi Gerindra DPR RI Dapil X Jatim (Gresik-Lamongan) H Khilmi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke gudang Perum Bulog di Kabupaten Lamongan guna memastikan ketersediaan stok beras serta kualitas komoditas pangan tetap aman bagi masyarakat, Kamis (30/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, H Khilmi menegaskan bahwa langkah turun langsung ke lapangan merupakan bagian dari fungsi pengawasan guna memastikan ketahanan pangan tetap terjaga, khususnya terkait kecukupan stok beras, kelancaran distribusi, dan ketepatan sasaran penyaluran.
“Sidak ini atas arahan Pimpinan Fraksi Gerindra DPR RI untuk mengecek ketersediaan stok beras di masing-masing dapil. Sekaligus wujud pengawasan aktif agar distribusi beras berjalan lancar dan tepat sasaran,” tandas Legislator Senior asal Kota santri Gresik ini.
Selama sidak berlangsung, H Khilmi memeriksa secara detail kondisi fisik gudang, kualitas beras yang tersimpan, serta komoditas pangan lainnya untuk memastikan kesiapan cadangan pangan pemerintah.
Khilmi juga tegas menyampaikan kepada Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro Umar Said, bahwa Bulog tidak hanya bertugas menjaga kuantitas, tetapi juga kualitas beras yang disalurkan, baik melalui program bantuan pangan maupun skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Kita ingin memastikan bahwa cadangan pangan pemerintah (CPP) dikelola dengan standar yang baik dan stoknya mencukupi untuk masyarakat, sehingga tidak ada kekhawatiran bagi masyarakat secara keseluruhan,” tegasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan beras di gudang Bulog Babat Lamongan yang merupakan Wilayah Kerja 3 Kabupaten, yakni Lamongan, Bojonegoro, dan Kabupaten Tuban dalam kondisi stabil. Bahkan cadangan yang tersedia lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut, menurut H Khilmi menjadi kepastian penting bagi masyarakat di tengah dinamika harga dan pasokan pangan yang kerap berfluktuasi. Ia juga mendorong agar sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bulog terus diperkuat demi menjaga kesinambungan distribusi pangan.
Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan kebijakan pangan nasional dapat diimplementasikan secara optimal hingga ke daerah, termasuk di wilayah Kabupaten Gresik dan Lamongan Jawa Timur.
(Telisik Hati)
















