Penulis: Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Pemilihan Duta Qosidah Nasional dan lomba Qosidah tingkat Nasional ke XXVI di Karawang Jawa Barat hari ini berakhir. Lomba yang diselenggarakan oleh Lembaga Seni Qosidah Indonesia (LASQI) memberikan tujuan agar kaum muda milenial dapat berpartisipasi untuk selalu memajukan dan aktif pada kegiatan seni qosidah sebagai Syiar Islami.

Hal tersebut menjadikan respon bagi kelompok Qosidah Hilwa Awi Ponpes Alkarimi Tebuwung Dukun Gresik. Dalam giat ajang pemilihan Duta Qosidah tingkat nasional ke XXVI di Karawang Jawa Barat 16-20 november 2022. Dan Alhamdulillah Hilwa Awi menjuarai Harapan 3 tingkat Nasional. Progres Hilwa Awi sendiri baik dalam ajang lomba tingkat kabupaten maupun nasional selalu yang terbaik.
Hal ini menjadi komitmen bersama dalam membangun kekompakan antara anggota, pelatih dan stekholder yang lain. Hilwa Awi juga mempersiapkan regenerasi anggotanya sebagai bentuk kelanjutan dari Qosidah ponpes Alkarimi.
Adapun prestasi Hilwa Awi di ajang Nasional LASQI adalah:
1. Juara 1 Pospenas tahun 2016 di Banten
2. Juara 2 Lasqi di Ambon tahun 2019
3. Juara 3 Lasqi di Kalimantan tahun 2013
4. Juara harapan 2 Lasqi Sulteng Kendari
5. Juara harapan 3 Lasqi Karawang Jabar tahun 2022
Hj Afiyah Wijirahayu pembina Hilwa Awi mengatakan, Alhamdulillah masih meraih prestasi Juara Harapan 3. Hal ini berkat kesungguhan dan semangat Hilwa Awi ini menjadi dinamika dalam suatu ajang lomba.
“Tetap bersyukur walaupun yang ikut lomba ini adalah generasi baru anggota Hilwa Awi.”Saya salut dengan semangatnya generasi baru Hilwa Awi dalam ajang ini dan menjuarai Harapan 3 tingkat Nasional dan pengalaman baru bagi anggota Hilwa Awi Generasi Baru,” tegasnya.
Neng Yayuk sapaan akrabnya juga menegaskan, kriteria dalam lomba lasqi ini belum semuanya dipatuhi dalam hal usia ada yang mengikutkan produk lama tentu usianya dan pengalamanya sudah mapan beda dengan Hilwa awi produk baru generasi baru dan santri yang masih studi.
Sementara itu KH Abd Muhshi Pengasuh Ponpes Alkarimi yang ikut mendampingi Hilwa Awi berharap ada keterlibatan daerah kabupaten dan propinsi dalam mengawal ajang tersebut, karena daerah lain sangat bangga akan utusan atau Duta Qosidah Seni Syiar Islami ini.
‘Semoga ke depannya ada keterlibatan dari kabupaten dan propinsi Jawa Timur untuk event-event yang lain,” tutupnya. (Syafik Hoo/Telisik Hati)















