GRESIK, BN News – Beragam kegiatan dan juga aneka permainan untuk memeriahkan peringatan hari Kemerdekaan RI, dari gedung megah, perkantoran, perumahan, dan kawasan anak jalanan yang dinilai agak kumuh.
Anak jalanan Terminal Gubernur Suryo setelah didampingi beberapa tahun, telah terlihat hasil nya antara lain; lebih rajin sekolah, kebersihan cuci kaki dan tangan, ngaji dan solat berjamaah, dan kalau dulu lebih suka ngamen dan ngemis saat ini beralih menjadi pengasong di tempat wisata.
Untuk melatih konsentrasi dan juga kemistry antara anak dan orang tuanya, termasuk lomba membaca ayat ayat pendek. Semuanya dikemas untuk bergembira diantara mengais rejeki.
Koordinator pembimbing Ustadzah Iin Budiarti menyampaikan lomba peringatan Kemerdekaan RI lebih ditekankan pada kemampuan motorik dan sensorik.
” Meski rumah belajar anjal dalam kondisi yang serba terbatas, namun kami ber usaha berbuat semaksimal, baik untuk les pelajaran sekolah, olah raga, peringatan hari besar, dan peringatan keagamaan,” jelas ustadzah Iin.
Penanggung jawab rumah belajar anak jalanan Terminal Gubernur Suryo Gresik, Ustadz Ali Sugiarto mengatakan selama 6 tahun mendampingi anak anak jalanan belajar di rumah.
“Kegiatan keagamaan yang sudah dilakukan di kawasan anak jalanan adalah solat Idul Adha 2 kali, potong kambing kurban 2 kali, peringatan Maulid Nabi Muhammad oleh mantan Wakil Bupati, buka puasa beberapa kali dalam setiap tahun, dan dalam bulan Robiuul Awwal ini akan digelar peringatan Maulid Nabi dengan mengundang penceramah yang sudah kondang,” tuturnya singkat.(*)















