Penulisđź“° Didik Hendri Telisik Hati
GRESIK, BN News – “Sudah saatnya memberikan kesempatan generasi muda membawa Gresik lebih baik. Saya melihat Cak Syahrul Munir punya kompetensi membawa Gresik lebih baik”.
Dukungan tersebut disampaikan anggota DPRD Gresik Hj. Hudaifah, SH. Menurut Srikandi PKB ini, masih banyak PR terkait kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, pertanian, ketenagakerjaan, pemerataan pembangunan, dan sebagianya perlu mendapat perhatian khusus serta langkah kongkrit yang menyentuh semua lapisan masyarakat.
“Wayahe Arek Enom Tampil. Sudah saatnya memberikan kesempatan generasi muda membawa Gresik lebih baik. Dan Cak Syahrul Munir punya kompetensi membawa Gresik lebih baik”. Lebih sat set,” tandas istri tercinta Pengusaha Sukses Kota Pudak ini, Kamis (2/5/2024).
Tak hanya anggota DPRD Gresik, dukungan untuk kader muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini semakin kuat menyusul banyaknya spanduk bergambar Syahrul terpasang di berbagai titik. Bahkan, dukungan untuk Cak Syahrul juga terlihat dari interaksi grup media sosial Facebook.
Meski demikian, pria berusia 33 tahun mengaku belum memikirkan secara serius untuk mencalonkan diri. Saat ini, fokus utamanya adalah mengemban amanah sebagai wakil rakyat. “Bismillah, mohon doanya,” ungkapnya, Kamis (2/5/2024).
Karir politik pemuda asal Desa Tanggulrejo itu terbilang moncer. Di periode awal jadi dewan, dia terpilih menjadi Ketua Fraksi PKB. Kemudian, pada 2024, dia juga kandidat kuat Ketua DPRD Gresik.
Kehadiran Syahrul sebagai calon potensial menambah dinamika politik jelang Pilkada, di mana masyarakat mulai memperhatikan figur yang akan bertarung.
Selama menjadi anggota dewan, M Syahrul Munir salah satu wakil rakyat yang inovatif. Pada tahun 2023, dia menginisiasi program pelatihan sertifikasi keahlian gratis melalui pokok pikiran (Pokir) dewan.
Melalui program tersebut, para calon tenaga kerja mendapatkan sertifikasi yang menjadi bekal mereka mendapat pekerjaan yang layak.
“Program itu kami inisiasi untuk meningkatkan skill mereka, kami bekerjasama untuk memberikan pelatihan bersertifikasi kepada anak muda di sekitar Manyar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Gresik, M Abdul Qodir menyampaikan, kader internal maupun eksternal mempunyai hak yang sama untuk mendaftar dalam penjaringan calon bupati dan wakil bupati.
Mengenai nama yang saat ini muncul, hal itu sifatnya masih personal bukan atas nama partai. Hal ini karena partai memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan siapa yang akan direkomendasikan.
“Amanat DPP, kami diminta untuk membuka penjaringan, siapapun boleh mendaftar, baik kader internal kami maupun eksternal dari partai lain. Tapi Rekom tetap di pusat,” ungkapnya menanggapi kader muda PKB berpeluang running Pilkada 2024. (Didik Hendri Telisik Hati)
















