Penulis📚 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Kolaborasi apik ditunjukan lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) dengan menggandeng pemerintahan Desa (Pemdes) Tebuwung dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Tebuwung dengan menggelar Santunan manfaat untuk Yatim Piatu dan Dhuafa. Kegiatan tersebut di pusatkan di Balai Desa Tebuwung dengan melibatkan seluruh pengurus NU, banom Fatayat NU, Muslimat NU, GP Ansor, lembaga NU, dan Srikandi Lazisnu Ranting serta Satkorkel Banser serta tokoh masyarakat Desa Tebuwung Dukun Gresik.

Acara tersebut bagian dari ikhtiar bersama sebagai bentuk melaksanakan program berbagi manfaat di akhir penghujung Ramadhan dengan memberikan santunan kepada yatim piatu dan Dhuafa. Hal ini juga sebagai risalah dakwah dan syiar keumatan yang menjadi pilar dari lazisnu.
Kades Tebuwung Moh Hita’ Wajdi mengatakan, kerja sama dalam kebaikan seperti ini patut kita apresiasi dan kita dukung. Hal ini tentu manfaatnya sangat besar sekali apapun yang dilaksanakan banom dan lembaga NU dalam hal sosial kemasyarakatan pasti kita dukung.
“Semoga ke depan bisa dilaksanakan event giat acara seperti ini,” jelas Kades Hita’ Wajdi.

KH Moh Amin Syam Ketua pengurus NU Ranting Tebuwung dalam sambutannya mengatakan, Alhamdulillah di penghujung akhir Ramadan Lazisnu bekerjasama dengan Pemdes dan Ansor bisa kerja sama dengan baik.
“Semoga di tahun yang akan datang dari Pemdes bisa memberikan donasi atau bantuan untuk anak yatim piatu dan yang lain,” semoga kerjasama ini dapat memberikan kemanfaatan dan berkah Barokah untuk Desa Tebuwung,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Lazisnu Ranting Tebuwung Moh Syafik mengatakan, program lazisnu sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, yakni dengan pentasyarufan santunan kematian, santunan yatim piatu, Dhuafa dan opname bagi warga yang sakit.
“Sebab Lazisnu sendiri juga memberikan sumbangan manfaat bagi banom dan lembaga yang mengadakan kegiatan di ranting,” jelasnya.
Di akhir kegiatan santunan diisi tausyiah menjelang berbuka puasa oleh Gus Sirojuddin Sabiq dengan mengusung tema persatuan dan kebersamaan sebagai wujud harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















