BANTUAN CAIR: Penjaga Makam dan Guru Ngaji se-Kabupaten Gresik dapat bantuan Rp. 200 ribu dari Dinsos. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas sosial salurkan bantuan atau insentif kepada penjaga makam dan guru ngaji se-Kabupaten Gresik dengan cara bertahap setiap kecamatan. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sosial Rp. 200 ribu.
Kabid Kelembagaan dan Kerjasama Sosial Dinsos Siri Rahayu, S.Sos, MM mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Gus Yani dan Wabup Ning Min kepada Penjaga makam dan guru ngaji yang selama ini sudah mengabdi pada masyarakat sesuai dengan keahlian masing-masing.
Dijelaskan bahwa besaran bantuan yang diberikan semua sama yakni Rp. 200.000,- dan diserahkan langsung pada penerima dengan tempat terpisah. Untuk penjaga makam di Pendopo Kecamatan Balongpanggang dan untuk guru ngaji diserahkan di UPT Pendidikan.
Siri berpesan kepada penerima manfaat, apa yang diberikan Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik. Jadi, meski jumlahnya tidak besar harus diterima dan dimanfaatkan dengan baik.
“Dan yang terpenting lagi, harusvlebih bersemangat dalam menjalani pengabdian sebagai penjaga makam maupun sebagai guru ngaji,” tandas Siri saat menyalurkan bantuan untuk wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kamis (21/4/2022) kemarin.
Di tempat yang sama, Camat Balongpanggang M. Amri menyampaikan bahwa terkait bantuan tersebut, pihaknya hanya ketempatan saja. Jadi mekanisme penyaluran bahkan data penerima semua menjadi kewenangan Dinas Sosial.
Kendati begitu, Ia mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Gresik yang sudah peduli pada penjaga makam dan guru ngaji.
“Saya berpesan kepada penerima agar apa yang diberikan Pemkab Gresik ini perlu disyukuri dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bermanfaat dan sedikit bisa meringankan beban hidup mereka, terlebih jelang Hari Raya Idul Fitri,” tegasnya. (WLO/Telisik Hati)
















