Penulisš Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Sebagai bentuk Weekend dan napak tilas, para santri Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Sahabat Karomah Al-Qur’an diajak Rihlah ke para Masyayikh dan Waliyullah di Surabaya. Hal tersebut memberikan edukasi akan pentingnya sambung sanad ke guru.
Napak tilas yang dilakukan oleh santri YPP Sahabat Karomah Al-Qur’an ini diikuti santri yang mukim dan santri ngaji mingguan.

Kegiatan di akhir Ramadan ini bertujuan untuk menjaring Lailatul Qodar dan sekaligus moment napak tilas semasa nyantri di pesantren Sidosermo dan Peneleh Surabaya. Para santri sangat senang dan gembira dengan giat refresing sekaligus rihlah ini.
Mbah Niam Karimi Pengasuh Ponpes Sahabat Karomah Al-Qur’an Mulyosari Banyuurip Ujungpangkah Gresik mengatakan, tujuan rihlah sekaligus refresing ini adalah mengenalkan dan sambung sanad keilmuan bagi santri Karomah Qur’an, karena dulu saya nyantri di sini (Sidosermo dan Peneleh).

“Alhamdulillah kita disambut layaknya keluarga besar yang sudah lama tidak ketemu. Hal ini dalam rangka menjalin komunikasi dan silaturahim sesama santri dan pengasuh,” ujar Mbah Niam, Sabtu (15/4/2023).
Mbah Niam menambahkan, YPP Sahabat Karomah Al-Qur’an memiliki program unggulan kurikulum dengan Branding T 7 yakni, Tahfidz, Tilawah, Tajwid, Tahsin, Terjamah dan Tulis.
“Dengan pengajaran yang lebih bersahabat kepada para santri yang berbasis lingkungan lokal daerah,” tandasnya. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















