GRESIK, BN News – Bagaimana jadinya kalau tugas sekolah anak-anak kita adalah ikut memikirkan solusi untuk kelestarian lingkungan tempat tinggal mereka? Pasti seru dan melatih kepedulian!
Pembelajaran di lingkungan madrasah Gresik kini memasuki babak baru yang lebih kontekstual dan dinamis. Pada Jumat, 03 Juli 2026, Kemenag Gresik melalui Kasi Pendma, Masfufah, bersama jajaran pendidik resmi mengadopsi metode mengajar inovatif melalui Workshop Desain Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis Etnoekologi. Bertempat di Aula Wagos, Gosari, Ujungpangkah, kegiatan yang diinisiasi oleh PUPUK Surabaya selaku mitra pelaksana program dari SAKA Indonesia Pangkah Limited (SIPL) ini dirancang sebagai jawaban taktis atas pemberlakuan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Akselerasi kompetensi ini sengaja dilakukan agar para guru mampu memanfaatkan ekosistem sekitar sebagai laboratorium alam yang hidup, sehingga siswa tidak hanya menghafal teori buku teks tetapi juga terlatih memecahkan masalah kelestarian lingkungan riil di wilayah mereka pada tahun ajaran baru ini.
Mari bersama kita dukung transformasi pendidikan madrasah yang lebih berkualitas dan berdampak nyata! Sampaikan harapanmu di kolom komentar ya! 👇
#KemenagGresik #MadrasahInovatif #Etnoekologi #PendidikanKontekstual #PjBL
















