Penulis📰✍️ Kemenag Jatim/Telisik Hati
BN News – Program Dharma Wanita Persatuan (DWP) diharapkan mengedepankan perhatian kepada anak-anak difabel dan berkebutuhan khusus.
Demikian disampaikan oleh Penasihat DWP Kemenag RI, Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin pada Pembinaan DWP Kemenag dan Seminar pada Senin (6/1/2024) yang diadakan hybrid dari Kantor Kementerian Agama MH Thamrin Jakarta.
“Anak-anak difabel dan berkebutuhan khusus membutuhkan perhatian lebih supaya kita ikut merasakan keterbatasan mereka. Jangan berkecil hati, jalan surga untuk seorang ibu yang memiliki anak kurang sempurna,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan yang mengusung tema Motivasi Pola Pikir dan Komunikasi, Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kholilati Bahtiar serta hadir secara luring para pengurus DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur serta para Ketua DWP Kemenag Kabupaten dan Kota beserta anggota DWP Kemenag se-Jawa Timur.
Helmi Halimatul Udhmah, di hadapan para undangan para Pengurus DWP Kemenag RI, para Ketua DWP Kanwil Kemenag, DWP PTKN seluruh Indonesia dan yang hadir secara daring para anggota DWP Kemenag se Indonesia, menyampaikan agar seluruh DWP Kemenag menyatukan semangat kebersamaan dengan menjadikan DWP Kemenag sebagai motor penggerak kerukunan umat beragama menuju Indonesia Emas. Dengan langkah semangat kebersamaan, kiranya DWP Kemenag dapat membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi bangsa dan negara.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang mempersiapkan lancarnya acara ini. Sebagai organisasi pendukung, DWP Kemenag memiliki posisi strategis dalam mendukung program Kemenag untuk menciptakan harmoni kehidupan umat beragama. Melalui program-program DWP Kemenag mari kita perkuat peran penting perempuan sebagai pilar keluarga, masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama,” kata Helmi Halimatul Udhmah.
Helmi Halimatul Udhmah menjelaskan bahwa kerukunan Umat Beragama adalah salah satu kunci menuju cita-cita Indonesia emas 2045. Sesuai dengan tagline HAB 76 “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”.
“Salah satu kunci sukses organisasi adalah adanya pengurus yang memiliki motivasi kuat, kemampuan berfikir strategis, dan kemampuan komunikasi yang efektif,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa seminar ini dirancang untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kualitas diri dan memperkuat kapasitas DWP Kemenag dalam menjalankan peran masing-masing.
“Pola fikir atau mindset adalah pondasi dari setiap tindakan yang akan membimbing dalam meraih dan merancang program kerja yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi anggota DWP Kemenag dan masyarakat secara luas,” tuturnya.
Seminar ini menghadirkan narasumber Tubagus Wahyudi atau biasa disapa Om Bagus. Dia dikenal sebagai motivator nasional, master enterpreneur, penulis bidang motivasi dan pengembangan diri. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















