Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Warga Kabupaten Gresik Jawa Timur didorong memiliki Identitas Kependudukan digital (IKD), targetnya pada tahun ini, 5 ribu orang menginstal aplikasi.
Kepala Dispenduk Capil Gresik yang baru, Drs. H. Muhammad Hari Syawaluddin, MM mengatakan, gerakan masif digitalisasi kependudukan dimulai. Implementasi program ini diawali oleh aparatur sipil negara (ASN).

“Kami yakin pendaftaran IKD secara digital ini akan sukses, apalagi sudah ada surat dari Pak Bupati nanti diawali ASN,” katanya di Sekretariat KWG, Jalan Basuki Rahmad 08 Gresik, pada Kamis (12/1/2023).
Hari menyatakan, setelah para ASN, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan IKD. Salah satu percepatan program ini, dalam waktu dekat Dispendukcapil akan membuka layanan di salah satu gerai Mall.

Langkah layanan kependudukan masuk Mall ini, kata Hari akan efektif. Dalam tahun ini targetnya 5 ribu orang menginstal dan menggunakan IKD.
“Akan kami sosialisasikan masif kepada masyarakat, termasuk kami akan membuka layanan di Mall,” imbuh mantan Camat Ujungpangkah dan Manyar ini.
Lebih lanjut Mantan Sekretaris Diskominfo dan Dinas Pertanian Gresik ini menerangkan, dalam pemanfaatan IKD ini akan memudahkan administrasi serta penghematan anggaran karena tidak memakai cara manual percetakan.
Tak hanya Gresik, program ini juga berlaku nasional karena dinisisi oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri RI.

“IKD diharapkan dapat membuat pelayanan adminduk menjadi semakin mudah, cepat, efektif dan efisien. Dalam aplikasi ini memuat data KTP, KK, KIS dan sejenisnya,” ujarnya.
Persyaratan pembuatan IKD yaitu pemohon mempunyai smartphone dan sudah pernah punya KTP atau pernah melakukan perekaman biometric. Selain itu nomor HP pemohon juga memiliki paket data internet atau HP terhubung dengan internet.
Sebelum IKD dapat digunakan, dilakukan otentifikasi identitas yang terdiri otentifikasi data dan otentifikasi wajah secara sistem. Otentifikasi wajah secara sistem dilakukan dengan cara menyandingkan foto selfie dengan foto di database.
“Nanti dilakukan pada saat penerbitan QR Code oleh operator SIAK. Penerbitan IKD dilakukan secara berkelanjutan sehingga IKD dapat menggantikan KTP,” pungkas Hari penuh semangat. (Didik Hendri Telisik Hati)















