Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
Gresik, BN News – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru di era digital, KKMI Kecamatan Wringinanom mengadakan Workshop Pelatihan Perencanaan Pembelajaran menggunakan Canva berbasis Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan ini berlangsung di MI Darunnajah, Wringinanom, Gresik, dan diikuti oleh 134 peserta, Senin (16/12/2024). Hadir dalam acara tersebut Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, didampingi Kasi Pendma Kemenag Gresik, Hj. Masfufah, serta Pengawas Madrasah Kemenag Gresik, Fahrurrozi.
Dalam sambutannya, H. Pardi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi seperti Canva untuk mendukung perencanaan pembelajaran yang inovatif. “Canva adalah aplikasi berbasis AI yang sangat membantu dalam membuat materi pembelajaran. Keunggulannya terletak pada proteksi file yang baik, sehingga aman dari perubahan tidak diinginkan,” ujarnya.
Beliau juga mengingatkan para guru untuk terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman agar dapat memberikan layanan pendidikan yang relevan dan berkualitas.
H. Pardi menguraikan lima pendekatan utama yang harus diterapkan dalam pengajaran:
1. Basis Keterampilan dan Karakter: Guru perlu menguasai teknologi terbaru, sambil memperkuat karakter siswa berbasis nilai Pancasila, toleransi, anti-kekerasan, dan pelestarian budaya lokal.
2. Basis Diferensia: Pembelajaran harus disesuaikan dengan kecakapan, minat, dan bakat masing-masing siswa, karena setiap anak memiliki potensi unik.
3. Basis Proyek: Mendorong siswa untuk belajar bersama dalam menghasilkan proyek yang bermanfaat bagi masyarakat.
4. Basis Masalah: Memulai pembelajaran dengan mengidentifikasi permasalahan siswa, kemudian mencari solusi melalui pendekatan kreatif.
5. Basis Penemuan Lapangan: Mengintegrasikan pembelajaran dengan temuan langsung dari realitas di lapangan untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Kecamatan Wringinanom, Abdul Munif, menyampaikan bahwa penggunaan Canva dapat memberikan pengalaman baru bagi para guru dalam meningkatkan kompetensi mengajar. “Dengan adanya Canva ini, kita dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik bagi anak-anak, sehingga mereka lebih termotivasi dalam belajar,” jelasnya.
Beliau juga menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk memperoleh sertifikat, tetapi lebih dari itu, menjadi sarana bagi para guru untuk benar-benar meningkatkan kemampuan mereka. “Kami berharap, setelah pelatihan ini, Bapak/Ibu semua mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini,” tambahnya.
Workshop ini diharapkan dapat memberikan bekal tambahan bagi para guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan berbasis teknologi modern. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kemenag Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan demi mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. (Didik Hendri Telisik Hati)
















