Kemenag Gresik, BN News – Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah KKMTs 01 Kabupaten Gresik, telah dilaksanakan kegiatan Workshop Deep Learning yang bertempat di Aula MTsN Gresik, Sabtu (17/5/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala madrasah dan guru dari berbagai MTs di wilayah KKMTs 01.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, bersama Kasi Pendma Kemenag Gresik, Masfufah, Ketua KKMTs 01 yang juga merupakan Kepala MTsN Gresik, Pamuji, serta narasumber dan seluruh peserta workshop.
Dalam sambutan pembukaannya, H. Pardi menekankan bahwa guru merupakan aktor utama dalam membentuk generasi yang unggul dan berakhlak. Beliau menyampaikan filosofi menarik terkait peran guru dalam mengembangkan pembelajaran mendalam dan bermakna.
“Guru harus menjadi Lengkuas — melengkapi segala urusan administrasi sekolah bersama kepala madrasah. Juga harus seperti Serai — selalu riang, energik, aktif, dan inovatif,” ungkapnya.
Beliau juga menggarisbawahi pentingnya penerapan konsep Deep Learning yang bersifat mindful, meaningful, dan joyful, yang menuntut guru untuk:
1. Serba tahu dan serba bisa,
2. Mampu mengambil hati murid,
3. Memberikan perhatian penuh kepada siswa.
Lebih jauh, H. Pardi mengajak para guru untuk memiliki Deep Heart — ketulusan dalam membimbing siswa, serta menerapkan Kurikulum Cinta, yaitu memberikan kasih sayang dan kepedulian sepenuh hati kepada murid-murid. Selain itu, beliau menambahkan pentingnya Deep Logic dalam pendidikan, yaitu berpikir secara mendalam agar mampu memberikan pemahaman dan wawasan yang luas bagi siswa.
Workshop ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran guru dan kepala madrasah dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas serta berorientasi pada karakter dan akhlak mulia. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















