GRESIK, BN News – Kemenag Gresik menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui perayaan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 yang tidak hanya bersifat seremonial, namun juga diiringi aksi nyata.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan institusi terhadap dedikasi para pendidik. Dampak positifnya langsung terasa: setelah upacara, dilanjutkan dengan kegiatan pentasyarufan dana UPZ Kemenag Gresik.
Kegiatan Hari Guru Nasional 2025 yang mengusung tema mulia “Merawat Semesta dengan Cinta” menjadi landasan bagi Kemenag Berdampak. Inisiatif ini diperkuat melalui aksi nyata pentasyarufan (penyaluran) dana dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Gresik.
Pentasyarufan dana UPZ Kemenag Gresik tidak hanya untuk kesejahteraan guru/pendidik (dalam konteks merawat semesta manusia), tetapi juga mendukung program-program edukasi dan lingkungan, sehingga secara holistik merealisasikan tema ‘Merawat Semesta dengan Cinta’ dan menunjukkan peranan Kemenag Berdampak dalam aksi sosial, pendidikan, dan lingkungan secara terpadu.
“Program ini secara langsung memberikan dana insentif kepada 450 guru non-ASN dengan total nilai bantuan sebesar Rp180 juta yang tersebar di wilayah Kabupaten Gresik,” tandas Ketua UPZ Kemenag Gresik, Nelly Afroh, Selasa (25/11/2025)
Simbolis penyerahan dana hari ini dilakukan kepada 16 perwakilan guru di Kecamatan Gresik dan Kebomas. Dengan menjalankan fungsi UPZ secara optimal, Kemenag Gresik menunjukkan perannya sebagai lembaga keagamaan yang tidak hanya fokus pada ritual, namun juga pada keadilan sosial dan kesejahteraan.
“Khususnya bagi mereka yang berada di garda depan pendidikan keagamaan. Hal ini sejalan dengan spirit ajaran agama tentang kepedulian terhadap sesama (kesejahteraan guru),” ungkap Plt. Kepala Kemenag Gresik, M. Ali Faiq. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
#HariGuruNasional2025 #KemenagGresik #UPZKemenag #Pentasyarufan #PendidikanGresik #GuruNonASN #KesejahteraanPendidik
















