Penulis📰✍️ Kemenag Jatim/Telisik Hati
BN News – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (19/3/2025) di aula setempat.
Kunjungan dan audiensi ini dilakukan dalam rangka silahturahmi dan untuk meninjau lebih lanjut terkait persiapan Ibadah Haji 2025. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang dan Pembimas Kanwil Kemenag Jatim.
Akhmad Sruji Bahtiar, selaku Kepala Kanwil Kemenag Jatim menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh Lia Istifhama, selaku anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur, beserta tim. “Kita bersyukur hari ini kedatangan DPD RI Provinsi Jawa Timur. DPD sebagai senator, berperan sangat strategis. Apapun yang menjadi kebutuhan Jawa Timur, senator bisa berjalan dari berbagai aspek”, tutur Bahtiar dalam sambutannya.
Selanjutnya, Bahtiar menyampaikan secara umum terkait penyelenggaraan ibadah Haji tahun 2025 di Jawa Timur, bahwa porsi jemaah Haji tahun 2025 tidak jauh berbeda dengan tahun 2024. “Porsi tahun 2024 insya Allah sama dengan tahun 2025, selisihnya tidak seberapa, diangka 35.152. Kemudian tahun 2024 mendapat tambahan 2.118. Lalu untuk tahun 2025 kuotanya sama, terkait kuota tambahan belum ada informasi. Sepertinya Kementerian Agama fokus untuk mengoptimalkan yang sudah ada”, jelasnya.
Ia juga menyampaikan tentang komposisi kuota, diantaranya kuota untuk lansia, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), Petugas Haji Daerah (PHD), dan pendampingan.
Kedatangan Ning Lia ke Kanwil Kemenag Jatim kali ini untuk menjalankan pesan dari Gubernur Jawa Timur agar DPD bekerja dan turun langsung melihat kondisi yang terjadi lapangan. “Sepertinya ini pertama kali DPD turun, saya bersyukur karena Kanwil Kemenag Jatim sangat membantu kami untuk mengetahui informasi mengenai Haji dan Umroh di Jawa Timur. Pertemuan ini harus kami lakukan untuk mencari data yang dapat kami ambil untuk update kami,” ungkap Ning Lia sapaan akrabnya.
Pada kesempatan ini, Mohammad As’adul Anam selaku Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag Jatim menyampaikan persiapannya bersama tim. “Sampai dengan hari ini, keberangakatan kloter pertama masuk Asrama Haji tinggal 41 hari. Terkait pelunasan, saat ini sudah 27.195 jemaah yang melunasi, ini termasuk porsi lansia. Terkait PHD dan KBIHU juga sudah selesai proses seleksinya. Saat ini sedang proses Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk PPIH Kloter, jadi ada tiga petugas di kloter yaitu, pembimbing ibadah, pembimbing perjalanan dan dari unsur kesehatan”, kata Anam.
Informasi lain yang disampaikan Anam diantaranya terkait pengiriman koper, rencana pelebaran jalan di depan Asrama Haji Embarkasi Surabaya, pelunasan, fasilitas fast track dan passport. “Kesiapan Asrama Haji sudah maksimal untuk Haji 2025. Beberapa agenda kami hari ini diantaranya, pengawasan terkait pendampingan dan pelimpahan, peninjauan rencana pelebaran jalan di depan Asrama Haji, dan pelunasan. Pelunasan tahap pertama sebanyak 27.195 atau 78,12%. Sisa dari kuota yang ada, yaitu sebanyak 7.618 akan diproses pada tahap kedua yang akan dilaksanakan mulai tanggal 24 Maret sampai dengan 17 April 2025, “, lanjutnya.
Anam menghimbau kepada masyarakat, bagi yang sudah siap melunasi, untuk segera proses terkait tes kesehatan. Ia juga meminta doa restu dan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah DPD RI Jawa Timur dalam proses persiapan Haji 2025 ini. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















