BN News – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) melalui kegiatan Bimbingan Teknis Sosialisasi Penguatan Data Kelembagaan, Kurikulum, Evaluasi, dan Tenaga Kependidikan, secara resmi ditutup oleh Kakanwil Akhmad Sruji Bahtiar di Hotel Luminor Surabaya pada Kamis (28/08), menekankan pentingnya validasi dan akurasi data sebagai pondasi utama bagi peningkatan kualitas tata kelola pendidikan madrasah se-Jawa Timur.
Upaya peningkatan kualitas tata kelola data lembaga pendidikan di madrasah se-Jawa Timur menjadi fokus utama dalam kegiatan Bimbingan Teknis Sosialisasi Penguatan Data Kelembagaan, Kurikulum, Evaluasi, dan Tenaga Kependidikan. Acara yang krusial bagi pengembangan madrasah ini secara resmi ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim), Akhmad Sruji Bahtiar, di Hotel Luminor Surabaya, Kamis (28/08). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Kepala Tata Usaha MAN dan MTsN Provinsi Jawa Timur.
Bimbingan teknis ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, para Ketua Tim Bidang Pendidikan Madrasah, Ketua Forum Kepala TU MAN dan MTsN Jawa Timur, Kepala MIN se-Jawa Timur, para Kepala Tata Usaha dan Operator MAN dan MTsN dari 14 kabupaten/kota, serta para Pokjawas. Kehadiran perwakilan dari berbagai daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan madrasah di Jawa Timur, termasuk yang ada di Surabaya.
Selain menutup kegiatan Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar juga menekankan pentingnya validasi data lembaga pendidikan sebagai pondasi dalam pengambilan kebijakan yang tepat. Ia menegaskan bahwa pengelolaan data harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan tanggung jawab, terutama oleh para operator yang menjadi garda terdepan dalam menjamin keakuratan data madrasah.
“Data yang valid adalah kunci. Jangan sampai ada data ganda atau tidak sinkron karena itu bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Operator memegang peran penting dalam menjaga integritas data lembaga,” tandas Kakanwil Akhmad Sruji Bahtiar.
Ia juga mengingatkan agar semua pihak tetap menjaga kerahasiaan dan keamanan data lembaga, serta memanfaatkan kegiatan bimbingan teknis ini sebagai ajang peningkatan kapasitas dan pemahaman terhadap pentingnya pengelolaan data yang akurat dan profesional. Dengan data yang akurat, kualitas pendidikan madrasah akan semakin terjamin, memberikan dampak positif bagi para siswa dan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kanwil Kemenag Jatim dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan madrasah di Jawa Timur, terutama dalam aspek kelembagaan, kurikulum, evaluasi, dan tenaga kependidikan yang berbasis data. Diharapkan, hasil dari bimbingan teknis ini akan membawa madrasah-madrasah di seluruh Jawa Timur, termasuk di Surabaya, menjadi lebih tertata dan berkualitas, demi masa depan pendidikan yang lebih baik. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















