GRESIK, BN News – Pernah terbayang tidak, bagaimana jadinya kalau kecerdasan akademik kampus berpadu sempurna dengan ketulusan akhlak santri?
Jawabannya ada di Manyar, Gresik! Tepat pada Minggu, 19 Juli 2026, Universitas Kiai Abdullah Faqih (Unkafa) sukses mengukuhkan 380 lulusan terbaiknya (288 Sarjana & 92 Magister) di Gedung Darun Nadwah Rushaifah, Pondok Pesantren Mambaus Sholihin.
Momen sakral wisuda ke-19 dan pascasarjana ke-6 ini menjadi bukti nyata lahirnya SDM unggul yang siap mengabdi di sektor keagamaan dan pendidikan.
Mengapa momentum ini begitu krusial? Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, hadir langsung melakukan pendampingan dan pengawasan melekat. Kehadiran Kemenag Gresik ini menjadi jaminan mutu bahwa standardisasi pendidikan tinggi keagamaan Islam di wilayah kita berjalan super optimal demi mencetak lulusan yang kompeten dan berintegritas.
Dampaknya luar biasa! Belum juga ijazah kering, 106 lulusan tahun ini sudah langsung diserap oleh 28 lembaga mitra. Tren positif ini melanjutkan kesuksesan tahun 2025 yang menyerap 103 lulusan. Kuncinya ada pada kualitas internal: Unkafa diperkuat 71 dosen tetap (28 Doktor, 3 Guru Besar, dan 6 Lektor Kepala) serta fondasi akhlak kuat dari Pengasuh Ponpes, KH. Masbuhin Faqih.
Rektor Unkafa, Muhammad Majdudin, berpesan tegas agar alumni selalu menjaga nama baik almamater karena status santri melekat seumur hidup. Apresiasi tinggi juga datang dari Direktur Diktis Kemenag RI, Sahiron, yang mengajak alumni merenungkan pesan Surat Al-Kautsar sebagai wujud syukur atas nikmat ilmu di ekosistem pesantren ini. (*)
#KemenagGresik #WisudaUnkafa2026 #SantriMengabdi #PendidikanIslam #MambausSholihin
















