GRESIK, BN News – Kementerian Agama Kabupaten Gresik sukses menyelenggarakan upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2026 dengan khidmat di halaman kantor setempat, Kamis (22/10/2026). Mengusung susunan tata upacara yang tertib mulai dari penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Mars Hari Santri, Resolusi Jihad, hingga Ikrar Santri, kegiatan ini diikuti oleh 308 peserta yang terdiri atas pejabat pengawas, Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, guru DPK, hingga aparatur sipil negara (ASN) berbusana muslim khas sarung dan jas.
Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bapak Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq pada upacara tersebut, ditekankan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, para santri didorong untuk mengambil peran strategis di berbagai bidang dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta akhlak mulia demi menyongsong satu abad usia Indonesia pada tahun 2045. Kebijakan pemerintah melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren turut dipertegas sebagai komitmen nyata memperkuat fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren.
Rangkaian acara berlangsung semakin meriah dengan diserahkannya penghargaan kepada para siswa-siswi berprestasi kontingen Kabupaten Gresik yang sukses memboyong kejuaraan dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Lumajang. Capaian gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah diniyah di Gresik mampu melahirkan generasi unggul yang kompeten di bidang akademik, seni, maupun olahraga. Para santri berprestasi yang memperoleh penghargaan diantaranya;
Tingkat Ula;
– Cabang Tahfidz Juz Amma — Muhammad Zubair Athaillah, Juara 3.
– Cabang MTQ — Hafsyah Ikhwah Sholihah, Harapan 1.
– Cabang Murotal Wal Imla’ — Ahmad Alfiano Firmansyah, Harapan 1.
– Cabang Murotal Wal Imla’ — Aura Annida Hakim, Harapan 1.
– Cabang Kaligrafi — Muhammad Anugerah Musthofa Hadnah, Harapan 1.
– Cabang Kaligrafi — Rihadatul Aisy, Harapan 2.
– Cabang Lari Sprint 100 Meter — Citra Olivia Dewi, Harapan 3.
– Cabang Bulu Tangkis Single — Moh. Raja Daffa Ibnu Hafidz, Harapan 2.
– Cabang Tenis Meja Single — Ahmad Hafizh Maulana, Harapan 2.
Tingkat Wustho, cabang MTQ — Wildan Faruqil Hakim, Juara 1.
Sebagai wujud kepedulian sosial dan ikhtiar batin di tengah tantangan kemarau panjang, seluruh rangkaian kegiatan ditutup secara khusyuk dengan pelaksanaan Shalat Istisqa berjemaah. Ibadah sunah mu’akkadah untuk memohon curahan hujan dan keberkahan dari Allah SWT ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Fatkhan, yang sekaligus bertindak sebagai khatib dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan muhasabah umat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Santri tahun ini mencerminkan komitmen utuh Kemenag dalam mendukung pembangunan umat, baik dari sisi intelektual, prestasi seni-olahraga, maupun kepedulian spiritual terhadap kondisi alam.
“Peringatan Hari Santri 2026 ini menjadi wujud nyata khidmat kita kepada negeri; mulai dari mendorong penguasaan teknologi menuju Indonesia Emas, memberikan apresiasi atas prestasi gemilang para santri di ajang PORSADIN, hingga memanjatkan doa bersama lewat Shalat Istisqa demi memohon keberkahan dan curahan hujan bagi kemaslahatan masyarakat,” ujar Muhammad Ali Faiq.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa bersama untuk para pahlawan bangsa serta pekikan semangat “Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!” secara serentak. (*)
#KemenagGresik #HariSantri2026 #PorsadinGresik #ShalatIstisqa #SantriMenguatkanNegeri















